34 Juta Data Paspor Indonesia Dibobol Hacker Bjorka

Data paspor
ilustrasi

Gempita.co – Hacker Bjorka beraksi lagi, kali ini, diduga 34 juta data paspor warga Indonesia telah bocor dan diperjualbelikan di dark web.

Hal ini diungkap oleh pengamat cybersecurity Teguh Aprianto di laman Twitternya.

Bacaan Lainnya
Gempita Bali Transport

“Buat yang udah punya paspor, selamat karena 34 juta paspor baru aja dibocorkan & diperjualbelikan. Data yang dipastikan bocor diantaranya no paspor, tgl berlaku paspor, nama lengkap, tgl lahir, jenis kelamin dll. Ini @kemkominfo sama @BSSN_RI selama ini ngapain aja ya?” cuit Teguh di akun @secgron miliknya dikutip dari Uzone.id.

Dalam screenshot yang ia bagikan, tampak ada laporan dengan tajuk “34 Million Indonesian Passports” yang dirilis oleh nama Bjorka pada hari ini, Rabu (5/7).

Ada pun informasi mengenai file data paspor yang dimaksud. Ukuran file tersebut versi compressed dan uncompressed masing-masing sebesar 4 GB dengan total file sebanyak 34.900.867.

Data yang bocor terdiri nama, nomor paspor, tanggal kadaluarsa paspor, tanggal lahir, jenis kelamin, hingga tanggal paspor dikeluarkan oleh pihak imigrasi. Secara jelas juga pada informasi tersebut bahwa negara yang mengalami kebocoran tersebut adalah indonesia.

Tak berhenti di situ, terlihat jelas juga bahwa file bocor tersebut diberi harga USD10 ribu atau setara Rp150.225.000.

“Di portal tersebut pelaku juga memberikan sampel sebanyak 1 juta data. Jika dilihat dari data sampel yang diberikan, data tersebut terlihat valid. Timestampnya dari tahun 2009-2020,” cuit Teguh.

Kemenkumham Bali

Pos terkait

Iklan Layanan Masyarakat Kemenkumham Bali