Sejak Invasi, 14 Jenderal Rusia tewas sia-sia oleh Tentara Ukraina

MOSKOW, Gempita.co- Sejak invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022, dilaporkan telah kehilangan banyak jenderal dan komandan tertinggi dalam konflik tersebut.

Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan pada Mei 2022 bahwa komandan senior Rusia bahkan dipindahkan ke garis depan untuk memimpin operasi secara pribadi saat invasi terhenti.

Bacaan Lainnya
Gempita Bali Transport

Namun, rudal jarak jauh yang dipasok oleh Barat pada tahun lalu, termasuk HIMARS dan Storm Shadows, telah memungkinkan Ukraina untuk menargetkan perwira Rusia bahkan jika mereka berada lebih jauh ke belakang.

Pada 12 Juli 2023, dilaporkan bahwa Letnan Jenderal Oleg Tsokov, perwira tertinggi Rusia yang tewas sejauh ini dalam konflik tersebut, oleh serangan Storm Shadow.

Berikut adalah 14 Jenderal militer Rusia yang tewas dihabisi tentara Ukraina. 1. Andrei Sukhovetsky Mayor Jenderal Andrei Sukhovetsky adalah petinggi militer Rusia yang pertama tewas setelah dilaporkan tewas akibat tembakan penembak jitu.

Sukhovetsky adalah panglima Divisi Lintas Udara ke-7 Rusia dan wakil komandan Pasukan Senjata Gabungan ke-41. 2. Vitaly Gerasimov Mayor Jenderal Vitaly Gerasimov menjadi komandan senior kedua Rusia yang dilaporkan tewas setelah intelijen militer Ukraina mengklaim dia ditembak mati di Kharkiv. Namun, kematiannya kemudian diperdebatkan oleh Rusia, dan media Rusia melaporkan bahwa dia masih hidup dan dianugerahi Ordo Alexander Nevsky. 3. Andrey Kolesnikov Militer Ukraina mengatakan dalam sebuah twit bahwa mereka membunuh Mayor Jenderal Rusia Andrey Kolesnikov. Dia diyakini sebagai komandan Tentara Senjata Gabungan ke-29. Kematiannya akan menjadikannya jenderal top Rusia ketiga yang terbunuh. 4. Oleg Mityaev Rusia dilaporkan kehilangan jenderal keempatnya setelah Mayor Jenderal Oleg Mityaev, yang terbunuh dalam serangan Rusia di kota Mariupol, demikian tulis Anton Gerashchenko, penasihat Kementerian Dalam Negeri Ukraina, di Telegram. 5. Andrei Mordvichev Letnan Jenderal Rusia Andrei Mordvichev adalah komandan Angkatan Darat Umum ke-8 Distrik Militer Selatan Angkatan Bersenjata dan meninggal karena “menembak musuh,” kata staf umum tentara Ukraina di Twiter.

Jenderal itu dilaporkan tewas ketika pasukan Ukraina menyerang sebuah lapangan terbang di Chornobayivka, dekat Bandara Kherson, yang digunakan sebagai pangkalan sementara Rusia.

Itu diungkapkan Oleksiy Arestovych, mantan penasihat presiden, kepada media lokal Interfax. Kremlin belum mengkonfirmasi kematian sang jenderal.

Kemenkumham Bali

Pos terkait

Iklan Layanan Masyarakat Kemenkumham Bali