Ini kata Anies terkait Hasil Survei Elektabilitas Salip Ganjar-Mahfud

Survei Terbaru Persentase Kenaikan Elektabilitas Anies Ungguli Ganjar & Prabowo
Survei Terbaru Persentase Kenaikan Elektabilitas Anies Ungguli Ganjar & Prabowo

Gempita.co-Calon Presiden Koalisi Perubahan Anies Baswedan merespon hasil survei elektabilitas Indonesia Political Opinion (IPO) yang menunjukkan pasangan Anies-Muhaimin Iskandar (AMIN) menyalip elektabilitas pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD di Pilpres 2024.

Anies mengatakan hasil survei itu sebagai bukti semakin banyak masyarakat yang menginginkan perubahan terjadi usai Pilpres 2024 digelar.

“Soal survei-survei itu kami meyakini bahwa makin hari makin banyak masyarakat yang menyadari bahwa kita ini memerlukan perubahan,” kata Anies di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (21/11).

Anies meminta kepada wartawan untuk menanyakan bagaimana nasib yang dirasakan oleh berbagai kalangan masyarakat hari ini.

Jika masyarakat merasakan kondisi yang semakin berat, Anies meminta wartawan untuk menanyakan apakah mereka menginginkan perubahan atau tidak.

“Kondisinya ringan atau berat kalau kondisinya berat mau diteruskan. Kalau tidak mau diteruskan maka kita perlu perubahan,” ujar Anies.

Lebih lanjut, Anies mengaku telah lama mengusung konsep perubahan. Namun, kala itu banyak pihak yang mempertanyakan konsep perubahan itu.

“Ketika tahun lalu kita berbicara perubahan banyak yang tanya apa yang mau diubah sekarang kita lihat bagaimana lapangan pekerjaan, bagaimana kebutuhan pokok, bagaimana biaya pendidikan bagaimana biaya kesehatan,” tutur Anies.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengaku tak bisa menyelesaikan tiap permasalahan yang hari ini masih terjadi. Kendati demikian, Anies mengklaim bakal selalu berupaya menghadirkan perubahan jika berhasil menjadi Presiden di 2024 nanti.

“Kami menjanjikan perubahan kami akan melakukan perubahan dan itulah yang kita akan terus menerus diikhtiarkan,” jelas Anies.

Sebelumnya Survei terbaru IPO periode November 2023 menunjukkan elektabilitas Anies Baswedan berada di posisi kedua. Prabowo Subianto masih kokoh di posisi pertaman sementara Ganjar Pranowo berada di posisi buncit.

Elektabilitas Anies baru kali ini berada di posisi kedua setelah berdasarkan hasil lembaga survei sebelumnya kerap berada di posisi buncit.

“Prabowo Subianto 37,5 persen, disusul Anies Baswedan 32,7 persen, dan Ganjar Pranowo 28,3 persen,” kata Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah dalam konferensi pers, Jakarta, Senin (20/11).

Survei ini dilakukan pada 10-17 November 2023 terhadap 1.400 responden dengan metode multistage random sampling dan margin of error kurang lebih 2,50 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

L

Kemenkumham Bali

Pos terkait

Iklan Layanan Masyarakat Kemenkumham Bali