Perang! Rusia Kuasai Pinggiran Ibu Kota Ukraina, Penjaga Perbatasan Digempur

Jakarta, Gempita.co – Operasi Militer Rusia ke Ukraina diakui Presiden Rusia Vladimir Putin, ledakan terdengar di beberapa wilayah, mulai dari pinggiran ibukota Kyiv, hingga wilayah Donbas di timur yang dimasuki Rusia.

Presiden Ukraina Zelensky telah mengumumkan darurat militer dan bersiap melawan invasi tersebut. Di juga telah mengkonfirmasi laporan serangan rudal di negaranya, ungkap Reuters.

Bacaan Lainnya
Gempita Bali Transport

Rusia disebut telah melakukan serangan rudal terhadap infrastruktur Ukraina dan penjaga perbatasan

Sedangkan Rusia menyatakan mengincar fasilitas militer dan pertahanan udara dan angkatan udara Ukraina dengan “senjata presisi tinggi.”

Angkatan bersenjata Ukraina telah memposting pernyataan yang mengatakan bahwa militer Rusia memulai “penembakan intensif” terhadap unit-unitnya di timur negara itu.

Juga disebutkan angkatan udara Ukraina sedang melawan serangan udara oleh Rusia.

Para pejabat Ukraina mengatakan bahwa invasi Rusia dalam skala penuh atas negara mereka telah dimulai, setelah Moskow meluncurkan “operasi militer khusus” ke wilayah timur yang dikuasai pemberontak pro-Moskow.

Duta Besar Ukraina untuk PBB Sergiy Kyslytsya mengatakan utusan Rusia telah mengkonfirmasi bahwa presidennya menyatakan “perang terhadap negara saya”, lapor kantor berita Reuters.

Kementerian dalam negeri Ukraina juga mengatakan kepada CNN: “Invasi telah dimulai”.

“Putin telah meluncurkan invasi skala penuh atas Ukraina,” cuit Menteri Luar Negeri Ukraina, Dmytro Kuleba.

Dia menegaskan bahwa Ukraina “akan mempertahankan diri” dan bahwa “dunia dapat dan harus menghentikan Putin.

Presiden Rusia Vladimir Putin telah mengumumkan peluncuran “operasi militer khusus” di wilayah Donbas, Ukraina bagian timur.

Dalam pidato yang disiarkan televisi, dia mendesak tentara Ukraina yang menghadapi pemberontak di wilayah timur yang didukung Rusia untuk meletakkan senjata dan kembali ke rumah mereka masing-masing.

Pencitraan satelit selama 24 jam terakhir menunjukkan sejumlah pasukan dan perlengkapan militer baru diberangkatkan dari sebelah barat Rusia, dan lebih dari 100 kendaraan di pangkalan udara di Belarus, dekat perbatasan Ukraina, menurut perusahaan teknologi luar angkasa AS, Maxar.

Militer Rusia tidak berkomentar apa-apa, dan tidak jelas apakah ada tentara Rusia yang dikirimkan masuk ke Ukraina timur.

Sumber: detik.com

Kemenkumham Bali

Pos terkait

Iklan Layanan Masyarakat Kemenkumham Bali