Pakar Epidemiologi Sebut Kasus Covid-19 Sudah Ribuan

Ilustrasi

Jakarta, Gempita.co – Pakar epidemiologi Dicky Budiman dari Universitas Griffith Australia meyakini jumlah kasus harian COVID-19 di Indonesia sebenarnya jauh lebih tinggi daripada lima ribu kasus. Seperti diketahui, Indonesia per Selasa (19/7/2022) melaporkan 5.085 kasus.

Kasus harian berada di atas lima ribu, sebelumnya dilaporkan per 24 Maret yakni 5.808 kasus. Dicky meyakini bukan mustahil angka harian COVID-19 sebenarnya bisa mencapai 50 hingga 100 ribu per hari di tengah temuan subvarian Omicron baru BA.4 dan BA.5, menyusul BA.2.75.

Bacaan Lainnya
Gempita Bali Transport

“Bicara jumlah kasus sebetulnya ini meskipun kita menemui 50 ribu, bahkan 100 ribu, sebetulnya sesuatu yang tidak aneh dengan BA.5,” kata Dicky dalam keterangannya, Selasa (19/7/2022).

“Apalagi, ada BA.275 lebih merebak lagi, karena memang kecepatan dan kemampuan menginfeksi serta re-infeksi jauh dari subvarian atau varian sebelumnya,” sambungnya.

Dicky mewanti-wanti jangan sampai infeksi COVID-19 terjadi pada kelompok berisiko atau rentan seperti lansia dan pengidap komorbid, atau mereka yang belum divaksinasi dosis ketiga.

“Ini yang harus segera dikejar, jadi upaya saat ini jangan sampai hanya menunggu ledakan tetapi terutama mengejar cakupan tiga dosis,” kata Dicky.

Dilansir dari vaksin.kemkes.go.id, per Selasa (19/7) pukul 18:00 WIB, baru 25,62 persen dari total sasaran yang menerima vaksinasi COVID-19 dosis ketiga, atau sekitar lebih dari 53 juta.

Kemenkumham Bali

Pos terkait

Iklan Layanan Masyarakat Kemenkumham Bali