Ukraina Was-was Serangan Rusia Saat Memperingati Hari Kemerdekaannya Besok

Gempita.co – Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy memperingatkan akan kemungkinan aksi Rusia ketika Ukraina bersiap-siap memperingati hari kemerdekaannya pada Rabu (24/8).

Zelenskyy mengatakan dalam pidato hariannya Minggu (21/8) bahwa ia telah berbicara dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron mengenai “semua ancaman” Rusia, dan bahwa pesan-pesan serupa telah disampaikan ke Sekjen PBB Antonio Guterres dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Bacaan Lainnya
Gempita Bali Transport

“Mereka paham apa yang dilakukan oleh penjajah dan ancamannya. Dan mereka paham bahwa Ukraina tidak akan menolerirnya. Ukraina tidak akan menolerir penyiksaan terhadap orang-orang yang merupakan pahlawan tanah air; mereka membela kemerdekaan rakyat dari penjajah di tanah air mereka,” ujar Zelenskyy.

Pemimpin Ukraina itu menyebutkan sebuah aksi yang mungkin akan dilakukan Rusia adalah mengadili sekelompok tentara Ukraina yang ditangkap dalam pengepungan di kota Mariupol, Ukraina.

“Apabila persidangan yang tercela ini dilakukan, apabila warga kami diseret ke persidangan dengan melanggar semua perjanjian, semua peraturan internasional, apabila ada penyelewengan… Ini akan menjadi batas di mana negosiasi apapun tidak mungkin dilakukan,” imbuhnya.

Peringatan 31 tahun kemerdekaan Ukraina dari Soviet pada Rabu (24/8) bertepatan dengan invasi Rusia ke Ukraina enam bulan lalu.

Perang antar kedua negara tetangga itu bergejolak sejak invasi Rusia pada 24 Februari. Perang itu telah menewaskan pejuang di kedua sisi dan banyak warga sipil Ukraina. Konflik itu juga memaksa jutaan warga Ukraina mengungsi ke bagian barat negara itu, jauh dari medan tempur di Ukraina timur, atau ke negara-negara tetangga.

Sumber: voa

Kemenkumham Bali

Pos terkait

Iklan Layanan Masyarakat Kemenkumham Bali