Anggota DPR Ingin Keringanan Tarif Listrik Diperluas Hingga Pelanggan 1.300 VA

Anggota Komisi VI DPR RI ingin keringanan tariff listrik juga diberikan kepada pelanggan 1.300 VA. (Foyo: Ist)

Jakarta,Gempita.co – Anggota Komisi VI DPR RI Deddy Yevri Sitorus mengatakan, pandemi virus corona memberi dampak ekonomi yang merata untuk semua lapisan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan  Deddy dalam rapat virtual antara Komisi VI DPR RI dengan Menteri BUMN Erick Tohir, Jumat (3/4/2020).

Bacaan Lainnya
Gempita Bali Transport

Deddy mendorong Kementerian BUMN agar meminta PT PLN (Persero) mempertimbangkan kemungkinan untuk memperluas keringanan tarif listrik selama masa krisis Covid-19.

“Agar PLN melakukan kajian kemungkinan memberi keringanan tarif bagi pelanggan 1300 VA, mengingat mereka juga terdampak akibat krisis pandemi covid-19,” tutur Deddy, melalui pernyataan tertulis pada wartawan, Jumat (3/4/2020).

Anggota Fraksi PDI Perjuangan itu juga meminta BUMN mengidentifikasi dan memitigasi kondisi ekuitas, cashflow dan beban utang akibat kurs yang terdampak krisis Covid-19.

Menurut Deddy, pertumbuhan ekonomi akan meleset jauh di bawah ekspektasi. Hal inilah yang harus diidentifikasi agar bisa dilakukan langkah untuk mengurangi dampaknya.

Untuk memberi rasa aman dan kepastian pada usaha kecil, kata Deddy, Kementerian BUMN juga dia minta melakukan terobosan melalui bank milik negara untuk memberi bantuan modal harian.

Bantuan modal harian itu dapat disalurkan kepada pedagang kecil di pasar atau bantuan untuk nelayan.

Untuk penanganan pandemi corona, pemerintah Indonesia menganggarkan dana sebesar  Rp405 triliun.

Anggaran ini akan digunakan untuk bidang kesehatan, jaring pengaman sosial, insentif perpajakan dan stimulus KUR, hingga program pemulihan ekonomi.

Kemenkumham Bali

Pos terkait

Iklan Layanan Masyarakat Kemenkumham Bali