News

Covid-19 Indonesia 4 November: Total Sembuh Lebih Banyak Dibanding Positif

Ilustrasi.

JAKARTA, Gempita.co- Kasus positif virus corona (Covid-19) di Indonesia bertambah 3.356 orang pada hari ini, Rabu (4/11).

Dengan demikian, jumlah kumulatif kasus positif Covid-19 sebanyak 421.731 orang.

Data tersebut dihimpun Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per pukul 12.00 WIB hari ini.

Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 membagikan data tersebut pukul 16.15 WIB.

Pasien positif yang dinyatakan sembuh sebanyak 3.785 orang, sehingga total menjadi 353.282 orang.

Sedangkan pasien Covid-19 yang meninggal bertambah 113 orang, dengan demikian totalnya menjadi 14.259 orang.

Kemenkes juga mencatat jumlah pasien suspek Covid-19 sebanyak 56.967 orang. Sementara itu jumlah spesimen yang berhasil dites dalam 24 jam terakhir sebesar 40.979 spesimen.

Kemarin, Selasa (3/11), kasus positif Covid-19 sebanyak 418.375 orang. Dari jumlah itu, pasien yang dinyatakan sembuh 349.497 orang dan pasien yang meninggal dunia 14.146 orang.

DKI Jakarta masih menjadi provinsi yang memiliki kasus positif tertinggi. Sementara Jawa Timur merupakan provinsi yang menyumbang pasien Covid-19 meninggal terbanyak.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut angka kematian pasien positif Covid-19 menjadi pekerjaan rumah (PR) yang masih harus ditekan.

Ia pun mengakui angka kematian di Indonesia tergolong tinggi dibandingkan dengan rata-rata dunia.

Jika dilihat dalam satu pekan terakhir, 28 Oktober-3 November, rata-rata pasien Covid-19 meninggal dunia dalam sehari sebanyak 91 orang.

Sementara itu, jumlah orang yang dites terkait Covid-19 juga menjadi sorotan banyak pihak dalam beberapa hari terakhir ini. Jumlah yang dites dalam sehari cenderung turun satu pekan terakhir. Rata-rata jumlah orang yang menjalani tes Covid-19 sebanyak 23.401 orang.

Menurut lembaga pemantau Covid-19, Kawal Covid-19 melalui twitter @KawalCOVID19, rata-rata harian jumlah orang yang diperiksa dalam tujuh hari terakhir ini merupakan angka terendah sejak 15 September.

Dengan menurunnya jumlah orang yang dites per harinya, jumlah spesimen yang diperiksa juga turut berkurang. Dalam satu pekan terakhir, rata-rata spesimen yang diperiksa sebanyak 29.792 spesimen.

Masih menurut Kawal Covid-19, rata-rata harian jumlah spesimen dalam satu minggu terakhir yang kurang dari 30 ribu per hari ini menjadi angka terendah sejak 11 September.

Menurunnya jumlah orang yang dites tersebut membuat kasus positif Covid-19 harian juga cenderung menurun. Hal ini bisa dilihat dari data yang diumumkan pemerintah setiap hari terhitung 28 Oktober sampai 3 November.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top