News

‘Duet Maut’ Virus Delta dan Keppa Menyerang Indonesia

ilustrasi/istimewa

Jakarta, Gempita.co – Indonesia hadapi serangan dua virus Covid-19 sekaligus, virus Delta bersama virus Keppa jenis varian baru coronavirus dengan kode B1617.1.

Kappa disebut sebagai turunan varian Delta namun dengan gejala yang lebih serius dan penularan yang lebih cepat, kurang dari 10 detik.

Penularan varian Kappa bisa terjadi hanya dengan berpapasan atau kontak sekilas dengan orang asing.

“Jika Covid-19 sebelumnya menginfeksi orang di rumah atau tempat kerja yang sama, Kappa memiliki penularan ke orang asing dalam kontak sekilas,” kata Ketua Covid-19 Negara Bagian Victoria, Jeroen Weimar sebagaimana dilaporkan ABC Australia, Jumat (2/7/2021).

Kepala Petugas Kesehatan New South Wales, Kerry Chant menggambarkan, virus ini (Kappa) sangat cepat menulari orang-orang yang berjalan di Bondi Junction Westfield.

“Mereka jelas saling berhadapan, tapi secara harfiah, seseorang bergerak, saling berhadapan untuk sesaat. Dekat, tapi hanya sesaat,” seru Chant.

“Kami mencurigai ada satu kasus, kami tahu mereka berjarak 20 meter (terpisah), masuk di tempat yang berbeda pada waktu yang sama di area itu dan positif covid-19. Jadi kami curiga mereka hanya menyeberang dan terinfeksi,” imbuhnya.

Sementara itu, di Indonesia sendiri kasus varian Kappa sejauh ini baru dikonfirmasi ada di Jakarta dan Sumatera Selatan.

Temuan varian Kappa di Jakarta sudah dipaparkan dalam rapat Pemprov DKI terkait dengan koordinasi PPKM Darurat beberapa waktu lalu.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta masyarakat untuk lebih patuh tidak keluar rumah demi menghindari varian Kappa.

“Saat ini, yang penting kembali ke masyarakat untuk tetap berada di rumah, karena varian baru ini sangat cepat menular dan membahayakan, sekalipun juga cepat sembuhnya. Faktanya sekarang anak-anak kita sudah banyak yang terpapar virus Corona,” kata Riza Jumat (2/7/2021).

Sementara itu, Dinkes DKI Jakarta juga membenarkan penemuan varian baru Kappa di Jakarta. Dinkes menemukan 128 kasus varian baru di Jakarta yang termasuk variant of Concern (VoC), yakni 11 varian Delta, 11 varian Alpha, 5 varian Beta, dan 1 kasus varian Kappa.

“Ini harus diantisipasi prokes harus kuat, mobilisasi warga harus betul-betul dibatasi dengan baik,” tegas Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti.

Selain di Jakarta, menurut data dari LBM Eijkman, kasus lain varian Kappa juga ditemukan di Sumatera Selatan.

Sumber: ATN

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top