Olahraga

Perolehan Medali PON Papua 30 September: DKI Masih Memimpin Diikuti Tempat Kedua Papua dan Jabar di Posisi Ketiga

Gempita

Gempita.co-Kontingen DKI Jakarta masih teratas memimpin klasemen perolehan medali sementara Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang dua hari lagi rencananya secara resmi dibuka Presiden Joko Widodo.

Mengutip data dari laman resmi PB PON XX Papua hingga Kamis malam pukul 23.00 WIT, atlet-atlet Ibu Kota sepanjang perlombaan dan pertandingan hari ini sukses mengumpulkan enam keping emas untuk mengamankan posisi teratas dengan 21 emas, 10 perak, 11 perunggu.

Mereka mengungguli tuan rumah Papua yang tetap bertahan di peringkat kedua dengan 16 emas, 5 perak, 10 perunggu. Duta olahraga dari Bumi Cendrawasih yang sempat mengejutkan dalam beberapa hari terakhir, kali ini hanya menambah tiga medali emas.

Sementara kontingen Jabar mengalami paceklik medali emas setelah tiga hari terakhir tak pernah putus prestasi. Situasi ini membuat posisi Jabar mulai didekati Jawa Timur yang berhasil membukukan empat emas.

Jabar di urutan ketiga mengoleksi 9 emas, 11 perak, 19 perunggu. Sedangkan Jatim mengancam di bawahnya dengan raihan 6 emas, 9 perak, 6 perunggu.

DKI Jakarta hari ini berjaya menambah tiga emas dari cabang judo, yakni melalui Qori Amrullah Al Haq di kelas -73 kg yang menang ippon (skor tertinggi dengan membanting lawan) atas judoka Jawa Barat Iksan Apriyadi.

Judoka kakak beradik Gerald George Pantouw dan Gregory Ignacito Jeremy Pantouw mempersembahkan medali emas masing-masing dari kelas -81 kg dan -90 kg.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Graha Eme Neme Yauware, Mimika, Gerald menundukkan wakil Jabar I Kadek Pasek Krisna dalam pertarungan alot hingga menghabiskan hampir 20 menit, termasuk 14 menit di antaranya berjalan dalam “golden score”.

“Awalnya sulit menundukkan dia, tapi di judo harus pakai taktik dan strategi, saya tunggu dia lelah baru saya serang balik,” tutur Gerald usai pertandingan seperti dimuat Antara.

Usai Gerald, giliran sang adik Gregory Ignacito Jeremy Pantouw yang turun di final kelas -90 kg juga berhasil menyabet emas setelah menang juga lewat golden score atas Kadek Arfclinton Muliaartha (Papua).

Lumbung emas DKI Jakarta lainnya berasal dari cabang olahraga sepatu roda yang menambah tiga medali emas untuk melengkapi capaian tujuh emas yang sudah direbut sebelumnya.

Ada pun kontingen Jatim yang sempat mengalami hari-hari buruk dalam perburuan medali, hari ini mendulang empat emas masing-masing dari wushu nomor taolu taiji quan dan taiji jian putra/putri, panjat tebing nomor lead beregu putra, dan sepatu roda nomor relay 3.000 meter.

Pelatih tim wushu Jatim Sherly Hoediono menyambut positif dua emas dari Bobie Valentinus dan Alisya Mellynar, meskipun sedari awal tidak menargetkan Alisya untuk merebut medali.

“Ini membuka peluang untuk melebihi target lima emas di PON Papua,” ujar mantan atlet wushu nasional itu.

Berikut 5 besar klasemen sementara perolehan medali PON Papua hingga Kamis (30/9/2021) seperti dipantau dari website official PON XX:

1. DKI Jakarta: 21 emas, 10 perak, 11 perunggu

2. Papua: 16 emas, 5 perak, 10 perunggu

3. Jawa Barat: 9 emas, 11 perak, 19 perunggu

4. Jawa Timur: 6 emas, 9 perak, 6 perunggu

5. Bali: 3 emas, 2 perak, 6 perunggu

Lihat artikel asli

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top