News

Polda Metro Kerahkan Personelnya Kejar 331 Warga Jakarta yang Belum Divaksin Covid-19

Gempita.co-:Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan pihaknya akan mengerahkan jajaran dan aparat untuk mengejar sekitar 311 ribu warga DKI Jakarta yang tercatat belum disuntik vaksin Covid-19.

Yusri mengatakan, upaya itu dilakukan salah satunya dengan mendirikan gerai-gerai vaksin di 900 RW di DKI Jakarta. Jumlah tersebut pasalnya, tercatat sebagai wilayah dengan tingkat vaksinasi terendah.

“RW yang masyarakatnya masih termasuk, tergolong kurang vakisnask yang ada. Sehingga kita serbu di sana ramai-ramai,” kata Yusri dalam diskusi daring, Rabu (11/8/2021).

Yusri menjelaskan, upaya itu dilakukan untuk mengejar target vaksinasi 100 persen kepada sekitar 8,9 juta warga Jakarta sesuai target Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Dari target tersebut, ia menyebut masih ada sekitar 311 ribu warga DKI yang belum divaksin.

Target dari program vaksin merdeka ini adalah sebanyak 100 persen vaksinasi untuk seluruh warga Jakarta tersebut akan selesai sebelum 17 Agustus mendatang. Yusri menerangkan pihaknya ingin agar 100 vaksinasi menjadi kado untuk hari Kemerdekaan RI.

“Dengan harapan herd immunity tanggal 17 nanti hadiah kemerdekaan RI adalah 100 persen dari 8,9 juta warga Jakarta yang harus sudah divaksinasi,” kata dia.

Yusri mengatakan, upaya untuk mengejar target vaksinasi di DKI Jakarta itu dilakukan melalui program vaksin merdeka di bawah Polda Metro Jaya. Selama dibuka 10 sejak awal Agustus lalu, pihaknya telah menyuntikkan tak lebih dari 1,2 juta dosis vaksin.

Program vaksin merdeka Polda Metro Jaya, mengerahkan relawan mulai dari RT RW, ibu-ibu, maupun mahasiswa kesehatan sebagai tim vaksinator.

“Sehingga ditotal, Polda Metro Jaya melalui gerakan vaksin merdeka telah melaksanakan percepatan dosis satu dan dua vaksinasi, meliputi DKI dan penyangga sebesar 1,2 juta dosis,” kata dia.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top