Sekilas Info

Pulangkan Warganya, Pemerintah Kolombia Apresiasi Garuda Indonesia

Ilustrasi
Ilustrasi

Jakarta, Gempita.co- Pemerintah Kolombia lewat Kedutaan Besar Kolombia di Jakarta memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada PT INUKI Persero dan Garuda Indonesia atas kerja sama dan kontribusinya memulangkan warga negara Amerika Latin tersebut kembali ke negaranya di masa pandemi Covid-19.

Sebanyak 366 warga Kolombia yang berada di 19 negara berbeda di empat benua berhasil kembali negaranya dengan pesawat Garuda pada 15-17 Mei lalu.

“Atas nama Pemerintah dan rakyat Kolombia, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerinth Indonesia khususnya PT Inuki dan Garuda Indonesia yang tidak hanya profesional dengan kualitasnya yang baik yang bersedia mendukung kebutuhan rekan-rekan kami untuk kembali ke Kolombia. Atas dukungan Inuki dan Garuda, para warga negara kami dapat kembali bertemu dengan keluarganya,” ujar Duta Besar Kolombia, Juan Camilo Valencia menyampaikan pesan Presiden Kolombia Ivan Duque di Kantor Kedubes Kolombia, Jakarta, Kamis (2/7/2020).

Para warga negara Kolombia itu terjebak di 19 negara karena adanya pandemi Covid-19. Lewat sebuah misi yang bisa dikatakan mustahil, kepulangan para warga negara Kolombia itu berhasil diangkut Garuda lewat koordinasi Bunjamin Noor yang menjabat sebagai Direktur Produksi Inuki.

“Kami harus mencari rute terbaik untuk membantu kembalinya rekan-rekan sebangsa kami yang terjebak di Thailand, Malaysia, Hong Kong, Singapura, Australia, indonesia dan India serta berbagai negara Eropa dan Afrika. Ini merupakan sebuah operasi yang sempurna dan belum pernah terjadi sebelumnya,” tutur Juan Camilo.

Puluhan media di Bogota menyambut kedatangan pesawat penumpang pertama dari Garuda Indonesia mendarat di Bandara Internasional El Dorado.

Sementara itu, Bunjamin Noor menilai keberhasilan misi ini tidak lepas dari dukungan dan koordinasi dengan berbagai pihak.

“Pemerintah Indonesia memberikan kesempatan kepada Garuda untuk melakukan repatriasi tetapi harus melalui syarat yang ketat. Terima kasih juga kepada warga Kolombia yang berhasil dipulangkan atas kerja samanya,” ujar Bunyamin.

Lebih lanjut, CEO Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengatakan ketika itu memang situasinya cukup pelik mengingat pandemi Covid-19 sedang tingi-tingginya. Apalagi menurutnya, menjemput penumpang dari berbagai negara sampai kemudian terbang ke Kolombia bukanlah proses yang mudah.

“Bayangkan saja harus terbang selama dua hari dan penumpang tidak boleh turun ketika transit. Kami jemput warga negara Kolombia dari Bangkok, Thailand lalu ke Jakarta lalu ke Melbourne (Australia) dan kembali lagi ke Jakarta sebelum langsung bertolak ke Bogota,” ujar Irfan.

Penulis:

Baca Juga