Sempat Viral, Petugas KPPS di Kabupaten Nias Dikeroyok, Ternyata Ini Penyebabnya

Nias, Gempita.co – Salah seorang petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 1 Desa Hiliwarokha, Kecamatan Bawolato Kabupaten Nias berinisial STB, (24), warga desa setempat dikeroyok oleh dua orang, YT, (22) dan KBKT, (22) yang juga merupakan warga sekampung dengan korban, pada hari Rabu (09/12/2020) sekira pukul 12 siang.

Kejadian tersebut sempat viral di media sosial, sehingga publik (nitizen) berasumsi bahwa kejadian tersebut akibat sengketa pilkada.

Bacaan Lainnya

Saat hal ini dikonfirmasi kepada Kapolsek Bawalato, Iptu Benyamin Lase, melalui Kanit Reskrim Polsek Bawalato, Bripka Riduan F Ginting, membenarkan adanya peristiwa perkelahian antara salah seorang oknum anggota KPPS dengan masyarakat.

“Kejadian itu bukan karena masalah pilkada, tapi akibat kesalahpahaman antara kedua belah pihak,” ujar Riduan F Ginting.

Lebih jauh, ia menjelaskan, kejadian tersebut bermula saat korban (STB) sedang melaksanakan tugas sebagai anggota KPPS di TPS. Saat itu, seorang laki-laki atas nama Torozatulo Telaumbanua alias Ama Warta datang dan menyuruh petugas Linmas yang bertugas di TPS 1 untuk bergeser ke TPS 2.

Mengetahui hal tersebut, kemudian korban merasa keberatan dan tidak berterima hal tersebut.

“Korban memaki-maki dan membuat keributan di sekitar TPS. Lalu, secara tiba-tiba kedua terduga pelaku langsung melakukan pemukulan kepada korban,” ungkapnya.

“Tak lama kemudian warga masyarakat yang ada di lokasi langsung melerai kejadian tersebut,” sambung Riduan.

Atas peristiwa tersebut, lanjutnya, pihaknya telah melakukan cek TKP, mengamankan TKP dan menginterogasi saksi-saksi. Akan tetapi, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan

“Kita telah menerima Surat Perdamaian diantara kedua belah pihak dan kedua belah pihak menyatakan tidak merasa keberatan atas kejadian,” terang Riduan.

Pihaknya berpesan kepada masyarakat Bawalato agar mensukseskan pilkada serentak ini dan menghimbau untuk dapat menjaga keamanan dan ketertiban bersama.

“Mari kita sukseskan pilkada ini, dan agar kita menjaga situasi kantibmas yang aman dan kondusif,” harapnya.(Sabarman Zalukhu)

Pos terkait