News

Syekh Ali Jaber Tersentuh, Bocah Pemulung Baca Al-Quran Jadi Anak Angkat

Syekh Ali Jaber dan bocah pemulung baca Al-Quran - Foto: instagram

Jakarta, Gempita.co – Kisah Muhammad Gifari Akbar (16), yang viral karena menyempatkan diri membaca Al-Quran di sela-sela memulung, membuat ulama kondang Syekh Ali Jaber tersentuh.

Dalam foto yang viral, Akbar menyempatkan diri membaca Al-Quransambil menunggu hujan reda di Jalan Braga, Bandung.

Syekh Ali Jaber lalu mendatangi kediaman Akbar di Kampung Sodong, Kelurahan Muarasanding, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Rabu (11/11).

Ali Jaber hendak menjadikan Akbar sebagai anak angkat. Tidak hanya itu, Syekh Ali Jaber juga hendak menjadikan Akbar sebagai imam besar.

“Saya bangga sekali bisa bertemu langsung dengan keluarga Akbar di Garut. Dan saya memohon pamit, izin, untuk bisa bawa Akbar dibina. Insya Allah akan dijadikan imam besar Indonesia,” kata Ali Jaber, Rabu (11/11) malam.

Akbar akan dididik oleh Syekh Ali di pondok pesantren milikinya di Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Ali Jaber juga menjanjikan akan mengajak Akbar umrah sehingga bisa bertemu dengan imam-imam kondang di Tanah Suci.

“Kalau ada orang, pemuda-pemudi, pecinta Alquran, tolong dimuliakan, diperhatikan, dan ditutupi kebutuhannya. Itu wasiat dari guru saya. Ketika saya melihat sosok Akbar ini, layak dan pantas. Saya percaya dan yakin kalau Allah saja mencintainya, apalagi saya seorang fakir. Saya bantu semampu saya. Apalagi kita ingin mewujudkan satu juga penghapal Alquran di Indonesia. Salah satunya adalah Akbar ini,” katanya.

Kemampuan Akbar dalam mengaji menurut Syekh Ali Jaber juga sudah bagus. Namun, dia masih butuh peningkatan agar lebih sempurna.

“Tinggal kita bisa dan kelola dengan baik, termasuk panjang-pendeknya. Mangkanya, dengan dasar sudah ada, suara bagus, semangat dan mental ada, tinggal kita dorong dan bina,” jelasnya.

Syekh Ali Jaber juga akan melobi Kemendikbud agar Akbar bisa kembali mendapatkan pendidikan formal. Akbar diketahui putus sekolah saat kelas 4 SD. Sejak itu, dia hidup di jalanan dengan memulung.

Syekh Ali berharap generasi penerus Indonesia tidak hanya fasih dalam mempelajari agama, tapi juga tidak ketinggalan mendapatkan pendidikan formal di sekolah.

Ketika Syekh Ali Jaber hendak berpamitan dan membawa Akbar, tangis keluarga pun pecah. Begitu pula dengan Akbar yang menangis karena berpisah dengan keluarganya.

Sumber: instagram/indozone

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top