Tak Sanggup Bayar Cicilan, Driver Taksi Online Nangis Curhat ke Jokowi

Pengemudi Taksi Online Ari Manorek mencurahkan isi hatinya ke Presiden Jokowi karena sudah tidak sanggup membayar cicilan kendaraan/FB

“Padahal kalau saya melanjutkan pekerjaan ini, saya bisa memberi makan istri dan anak, dan saya bisa bayar kontrakan. Tetapi kalau masa sekarang untuk bayar seminggu Rp 1.390.000, saya nyerah pak,”

Jakarta, Gempita.co- Gara-gara mewabahnya pandemi corona (Covid-19), pendapatan pengemudi online baik roda dua maupun roda empat terjun bebas. Mereka pun tidak bisa membayar cicilan kendaraan yang dapat secara kredit.

Bacaan Lainnya
Gempita Bali Transport

Seperti driver taksi online bernama Ari Manorek, yang mengaku awalnya berharap dengan kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait keringanan cicilan kendaraan.

Saking bingungnya, ia pun mencurahkan isi hatinya melalui video kepada Presiden Jokowi yang kini viral di media sosial.

Dalam video itu, ia menangis karena tidak mendapat keringanan cicilan kredit mobil.

“Padahal kalau saya melanjutkan pekerjaan ini, saya bisa memberi makan istri dan anak, dan saya bisa bayar kontrakan. Tetapi kalau masa sekarang untuk bayar seminggu Rp 1.390.000, saya nyerah pak,” keluh Ari.

Padahal, Presiden Jokowi telah menegaskan adanya pemberian relaksasi kepada pelaku usaha mikro dan kecil berupa penundaan pembayaran cicilan selama satu tahun ke depan, guna mengantisipasi pelemahan ekonomi akibat pandemi virus Corona.

Pos terkait

Iklan Layanan Masyarakat Kemenkumham Bali