Teknologi

Tips Hemat Kuota Internet, Tethering Pakai Handphone

ilustrasi/istimewa

Jakarta, Gempita.co – Kehabisan kuota internet karena sering digunakan untuk tethering bukanlah hal yang mengagetkan.

Namun, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan agar penggunaan data internet saat tethering jauh lebih hemat.

Melansir dari sejumlah sumber, berikut adalah 4 cara yang dapat dilakukan untuk menghemat kuota internet saat tethering.

Install dan Gunakan Aplikasi Browser yang Hemat Kuota

Sebagai salah satu aplikasi browser yang paling banyak digunakan oleh pengguna internet di seluruh dunia, Google Chrome menyiapkan fitur yang mampu mengurangi pemakaian kuota internet saat tethering. Fitur tersebut berguna agar gambar maupun video tak secara otomatis diunduh dan menyedot kuota.

Anda juga dapat mengatur plugin pada aplikasi browser tersebut agar baru memutar video saat sudah diklik secara manual. Untuk mengaktifkan fitur tersebut, ikuti langkah berikut ini.

Buka aplikasi Google Chrome, lalu masuk ke menu Pengaturan atau Settings dengan mengklik ikon titik tiga vertikal di area sudut pojok kanan atas

Setelah itu, pilih menu Show Advanced Settings untuk menampilkan pengaturan lanjutan

Klik Privacy atau Pribadi

Pilih Content Settings atau Pengaturan Konten

Kemudian klik Images atau Gambar

Lalu aktifkan opsi Do Not Show Any Images atau Jangan Tampilkan gambar Apapun

Non Aktifkan Layanan Cloud atau Komputasi Awan

Selain cara di atas, Anda juga dapat menonaktifkan fitur Cloud atau komputasi awan yang biasanya secara otomatis menyala pada aplikasi Google Drive ataupun Dropbox. Saat layanan ini aktif, sejumlah data dan dokumen penting Anda pada komputer atau smartphone akan langsung disimpan ke server cloud.

Karena harus melalui proses upload atau mengunggah, layanan komputasi awan ini tentu akan memangkas kuota internet saat aktif.

Untuk mematikannya, Anda dapat menuju ke aplikasi Google Drive atau Dropbox, pilih Settings atau Pengaturan, dan klik opsi Pause Syncing atau Jeda Sinkronisasi. Dengan begitu, kuota internet Anda akan tetap aman karena tak digunakan untuk mengunggah dokumen ke server layanan Cloud atau komputasi awan tersebut.

Pasang Pembatasan Pemakaian Kuota Internet saat Tethering

Cara selanjutnya untuk menghemat kuota internet saat tethering adalah dengan membatasi kapasitas data atau kuota yang boleh dipakai oleh perangkat yang terhubung.

Anda dapat mengatur sendiri batas maksimal kuota yang bisa digunakan saat tethering, mulai dari 10 Mb, 50 Mb, hingga 100 Mb.

Saat pemakaian data internet telah mencapai batas tersebut, fitur tethering dari perangkat utama Anda akan secara otomatis terputus. Untuk mengaktifkannya, Anda dapat menuju ke menu Settings, pilih Data Usage atau Penggunaan Data, dan pasang pembatasan Kuota Data atau Set Mobile Data Limit sesuai yang dikehendaki.

Alternatifnya, jika ingin menggunakan smartphone untuk tethering, cobalah berlangganan paket internet dengan kuota yang lebih besar sesuai dengan provider Anda. Coba gunakan paket internet 3 kuota Home, atau Telkomsel kuota Besar, dll.

Aktifkan Fitur Power Save pada Smartphone

Terakhir, aktivitas tethering tak akan lagi mengancam kuota internet Anda dengan memanfaatkan fitur Power Save. Cara kerjanya mirip dengan poin sebelumnya, yakni membatasi pemakaian data internet pada perangkat.

Berikut adalah cara untuk mengaktifkan fitur Power Save pada smartphone:

Buka menu Settings

Pilih halaman Other Wireless Connections atau Koneksi Wireless Lainnya

Ketuk menu Personal Hotspot atau Hotspot Pribadi

Masuk ke menu Connection Management atau Manajemen Koneksi

Lalu pilih Data Restriction atau Pembatasan Data dan tentukan opsi pemakaian data yang ingin digunakan, mulai dari 10 MB, 50 MB, hingga 10 GB

Otomatis Membengkakkan Pengeluaran, Hindari Boros Gunakan Kuota Internet saat Tethering

Konsumsi data internet yang meningkat saat bekerja dari rumah atau WFH memang rasanya sulit untuk dicegah. Bagi Anda yang tak memiliki koneksi internet Wi-Fi, tentu merasakan peningkatan pengeluaran setiap bulan akibat sering membeli paket data internet, terlebih jika banyak melakukan aktivitas tethering.

Sumber: berbagai sumber

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top