Sekilas Info

Lumpuhkan Aktivitas Ekonomi dan Sosial

Warga Desa Bawodesolo Gunungsitoli Dikucilkan Setelah Ada yang Positif Covid-19

Kantor Desa Bawodesolo Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Kota Gunungsitoli, / foto : Istimewa

Gunungsitoli, Gempita.co – Pasca diumumkannya seorang warga asal Desa Bawodesolo, Gunungsitoli Idanoi, Kota Gunungsitoli dinyatakan positif-Covid-19, telah membawa dampak sosial dan ekonomi yang sangat dirasakan oleh masyarakat setempat.

Kepala Desa Bawodesolo Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Triswan Larosa mengungkapan, akibat adanya salah seorang warga desanya dinyatakan positif covid-19, aktifitas masyarakat terganggu.

Hal tersebut berdampak pada lumpuhnya perekonomian dan menuding hal ini juga diakibatkan adanya imbauan Camat Gunungsitoli Idanoi (Dasma Telaumbanua) yang menyatakan lock down atau isolasi desa.

“Tukang bangunan, supir mobil ditolak di tempatnya bekerja, begitu juga yang jualan rumah makan dan penjual sembako tidak laku, tukang ojek tak punya sewa, masyarakat takut keluar rumah karena dikucilkan, bahkan kebaktian gereja ditiadakan,” tuturnya kepada Gempita.co melalui Whatsapp, Minggu (21/6/2020) siang.

Sementara itu, salah seorang supir dump truk warga Dusun I Desa Bawodesolo Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Yuliaus Larosa, membenarkan jika mereka sudah tidak bekerja lagi mencari nafkah. Mereka ditolak di tempatnya bekerja karena di desanya ada yang positif Covid-19.

“Ia bang, saya sudah diberhentikan sama bosku, untuk tidak bekerja lagi bawa truknya, kami sekarang ini takut keluar rumah dan mencari nafkah juga tidak bisa. Kami memohon bantuan dan solusi dari pemerintah,” ucapnya dengan lirih.

Hal senada pun dikatakan Baslina Zebua alias Ina Syukur, yang sehari-hari berjualan makanan. Wanita ini menuturkan, sangat merasakan dampak pada penghasilannya. Hingga saat ini, katanya, tidak ada satu pun bantuan yang diberikan oleh pemerintah kepada mereka.

“Sekarang, orang tidak ada yang mau datang makan kesini, jangankan dapat untung untuk modal saja tidak kembali, mohon agar pemerintah bisa membantu kami dan memberikan solusi,” harapnya.

Penulis: Sabarman Zalukhu

Baca Juga