Serangan Jantung Senyap Tanpa Gejala, Kenali Tanda-tandanya!

Gempita.co – Tanda dari penyakit jantung terkadang mirip dengan penyakit lainnya, seperti masalah pernapasan dan masalah pencernaan.

Tanda-tanda serangan jantung yang kerap dialami seseorang, termasuk rasa tidak nyaman atau nyeri dada, keringat dingin, serta kelemahan yang ekstrem. Serangan jantung juga dikenal sebagai kondisi menakutkan yang bisa merenggut nyawa tanpa gejala khas, dan dijuluki sebagai silent killer.

Bacaan Lainnya
Gempita Bali Transport

Selain itu, ada pula serangan jantung yang menyerang ‘diam-diam’ tanpa disadari oleh penderitanya atau disebut serangan jantung senyap (silent heart attack). Lantas, apa itu serangan jantung senyap?

Dikutip Sonora.id, ahli jantung di Cleveland Clinic, dr Curtis Rimmerman serangan jantung senyap adalah serangan di mana seseorang tidak mengalami gejala, gejala ringan, atau serangkaian gejala yang biasanya tidak diidentifikasi sebagai penyebab serangan jantung.

Dampak berbahaya dari serangan jantung senyap ini ialah terlambatnya penanganan medis yang diterima pasien.

Selain itu, kondisi ini juga berisiko menyebabkan kerusakan pada jantung, sehingga memerlukan perawatan dan pemantauan dari dokter.

Gejala serangan jantung yang tidak boleh diabaikan

Kendati serangan jantung senyap tidak menunjukkan gejala spesifik, bukan berarti Anda tidak bisa mengenali tanda-tanda awalnya.

Menurut Rimmeman ada beberapa gejala serangan jantung yang harus diwaspadai, di antaranya adalah :

Rasa tidak nyaman di dada

Kebanyakan orang mengira bahwa serangan jantung menyebabkan nyeri dada di sisi kiri dada. Namun dr Rimmeman mengatakan bahwa hal itu tidak lah tepat.

“Serangan jantung paling sering menyebabkan ketidaknyamanan di bagian tengah dada, bersama dengan sensasi meremas, sesak, bahkan sesak yang tidak berhenti”.

Gangguan pencernaan

Perasaan seperti mulas juga bisa mengindikasikan tanda dari serangan jantung senyap. Sayangnya, banyak orang mengira mereka mengalami gangguan pencernaan saja, padahal sebenarnya itu adalah gejala lain dari serangan jantung.

Menurut Rimmeman, gangguan pencernaan dapat menyebabkan refluks asam lambung ke kerongkongan dan kadang disertai sakit di dada, tenggorokan, hingga area rahang.

Dia menambahkan, jika Anda mengalami gejala ini secara terus-menerus, atau muncul pada waktu yang tidak biasa segera periksakan diri ke dokter untuk mengetahui apakah ada permasalahan pada kesehatan.

Kelelahan

Gejala serangan jantung senyap selanjutnya adalah mengalami kelelahan dan sesak napas yang tiba-tiba, terutama saat melakukan aktivitas yang biasa dilakukan.

Apabila Anda merasakan gejala tak biasa ini, patut dicurigai adanya gejala dari serangan jantung.

Rasa tidak nyaman di tubuh

Jika Anda mengalami ketidaknyamanan yang berkelanjutan selama beberapa menit, terutama jika gejalanya baru dan tidak memiliki penjelasan yang jelas, jangan abaikan.

Sering kali, orang merasakan ada sesuatu yang salah, tetapi tidak yakin bahwa itu adalah serangan jantung, lalu mengabaikan gejala atau menghubungkannya dengan sesuatu yang lain. Kita harus selalu memerhatikan perubahan sekecil apa pun yang menyangkut kesehatan.

Kemenkumham Bali

Pos terkait

Iklan Layanan Masyarakat Kemenkumham Bali