Nasi Dingin Ternyata Memiliki Kandungan Karbohidrat Lebih Rendah Dibanding Nasi Panas

Gempita.co – Mengonsumsi nasi yang baru matang dan nasi sisa kemarin rupanya memiliki kandungan nutrisi yang sangat jauh berbeda.

Bahkan, makan nasi sisa kemarin justru bisa memberikan efek luar biasa untuk tubuh manusia.

Nasi dalam kondisi yang dingin justru lebih menyehatkan dibandingkan nasi yang hangat.

Mengutip TribunStyle dari Smith Sonian Mag, nasi dingin memiliki kandungan karbohidrat yang lebih rendah daripada nasi panas.

Sehingga jika dikonsumsi maka glukosa yang masuk ke dalam tubuh jauh lebih sedikit.

Tak heran kalau nasi dingin sangat disarankan untuk mereka yang memiliki penyakit diabetes.

Nasi sisa kemarin terbukti memiliki kandungan kalori 60 persen lebih sedikit dibandingkan nasi yang baru matang.

Sehingga besar kemungkinan orang yang sering mengonsumsi nasi kemarin bisa terhindar dari obesitas.

Jika nasi yang baru matang langsung dimakan, maka akan langsung diubah menjadi gula atau glukosa oleh tubuh.

Glukosa ini jika tak langsung dibakar akan disimpan sebagai lemak.

Sedangkan, nasi yang didiamkan semalaman, maka pati akan diubah menjadi pati resistan yang tak bisa dicerna tubuh.

Ini artinya kalori tak akan bertambah.

Penambahan minyak kelapa pun rupanya akan membuat nasi kemarin tak terlalu lengket dan memproduksi lebih banyak pati resistan dalam nasi.

Berbicara soal nasi, kadang ibu rumah tangga suka bingung dengan nasi yang cepat basi padahal baru sehari dimasak.

Nah, agar nasi tak cepat basi maka perlu diperhatikan cara pemasakannya.

Nasi basi bisa saja disebabkan karena nasi dalam keadaan basah, paling sering karena tetesan embun dari uap nasi itu sendiri.

Misal nasi sudah matang di dalam rice cooker dibiarkan begitu saja terus menerus.

Akibatnya nasi jadi basah karena uap panas yang terkunci di dalam rice cooker.

Alhasil nasi pun jadi tak tahan lama alias cepat basi.

Untuk meminimalisir hal ini, kamu perlu membuka rice cooker begitu nasi sudah matang.

Aduk dan biarkan uap nasi keluar dulu.

Maka nasi akan jadi lebih kering dan akhirnya lebih awet.

Bukan itu saja, ada kalanya juga kita harus memanaskan nasi putih dengan cara dikukus.

Jika proses pemanasan sudah selesai maka jangan lupa untuk membuka tutup kukusan dulu.

Biarkan embun keluar dan keringkan dulu tutup kukusan dengan lap.

Jika sudah tak ada uap maka kamu bisa menutupnya kembali.

Apabila kamu memasak nasi dengan microwave maka pastikan untuk memasak dengan sempurna.

Artinya, nasi sudah benar-benar panas baik dari dalam maupun luar.

Jika kurang panas, nasi sudah pasti akan lebih mudah untuk basi.

Kemenkumham Bali

Pos terkait

Iklan Layanan Masyarakat Kemenkumham Bali