Agar Sehat dan Panjang Umur, Hindari Konsumsi Ini

Ilustrasi

Gempita.co – Lemak jenuh dikenal sebagai lemak yang tidak sehat, karena akan menyebabkan beberapa gangguan kesehatan salah satunya meningkatkan kolesterol jahat yang akan disimpan di dinding arteri.

Kondisi tersebut dapat menghalangi aliran darah bebas ke dan dari jantung ke berbagai bagian tubuh lainnya, dan memungkinkan juga seseorang terkena serangan jantung.

Bacaan Lainnya
Gempita Bali Transport

Berikut lemak yang harus dihindari:

1. Mayones
Mayones enak jadi pelengkap makan sandwich atau salad. Dalam satu sendok mayones mengandung 1,6 gram lemak jenuh yang bisa berbahaya untuk kesehatan.

Ahli gizi menyarankan seseorang untuk mengonsumsi mayones tidak lebih dari dua sendok dalam sehari, seperti yang dikutip dari Times of India (22/4/22).

2. Butter
Butter memang bisa membuat rasa makanan menjadi gurih dan lezat. Namun di balik itu, butter mengandung lemak jenuh yang terbilang tinggi, bahkan lebih tinggi dari mayones.

Dalam satu sendok butter mengandung lemak jenuh sebanyak 7 gram. Sementara ahli gizi menyarankan untuk tidak makan butter lebih dari 1-2 sendok butter dalam sehari.

3. Lemak Hewani
Lemak hewani banyak digunakan untuk memasak makanan karena bisa memberikan rasa gurih. Seperti lemak ayam, bebek, angka hingga lemak babi.

Namun ketahuilah bahwa lemak hewan juga tinggi akan lemak jenuh. Dalam satu sendok lemak hewani terdapat lemak jenuh sebanyak 4,55 gram.

4. Keju
Keju biasa jadi pelengkap makanan manis hingga gurih. Ahli gizi menyarankan untuk tidak mengonsumsi keju secara berlebihan. Sebab keju tinggi akan lemak jenuh.

Dalam satu iris keju atau sekitar 28 gram mengandung lemak jenuh sebanyak 6 gram. Jika dikonsumsi berlebihan juga bisa menyebabkan penyakit, salah satunya serangan jantung.

5. Krim Kocok
Krim kocok biasanya jadi topping aneka minuman hingga gue. Krim kocok juga mengandung lemak jenuh yang tinggi, karenanya harus diperhatikan pengonsumsiannya.

Dalam satu sendok krim kocok mengandung lemak jenuh sebanyak 3 gram. Lemak jenuh pada krim kocok bisa menyebabkan penambahan berat badan dan penyumbatan arteri.

6. Daging Olahan
Tahukah kamu, bahwa dalam 100 gram daging olahan mengandung lemak jenuh sebanyak 14,9 gram. Untuk alasan kesehatan, ahli gizi menyarankan untuk mengonsumsi jamur, lentil, tahu atau daging tanpa lemak sebagai pengganti nutrisi.

7. Sweetened Coconut
Biasanya sweetened coconut digunakan dalam manisan. Namun perlu diketahui bahwa lemak jenuh juga ditemukan pada sweetened coconut.

Dalam satu cangkir sweetened coconut mengandung lemak jenuh sebanyak 29 gram dan ini bisa membahayakan kesehatan jantung. Sementara ahli gizi menyarankan maksimal mengonsumsi sebanyak 2 kali selama seminggu.(Red)

Kemenkumham Bali

Pos terkait

Iklan Layanan Masyarakat Kemenkumham Bali