Bank Indonesia: Transaksi Digital Banking Mencapai Rp51 Triliun

ilustrasi-online-shop

Gempita.co – Nilai seluruh layanan digital perbankan (digital banking) pada tahun ini menyentuh angka Rp51.000 triliun atau tumbuh 26 persen dibandingkan 2021.

Menurut Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, menyebutkan bahwa pertumbuhan ini tidak terlepas dari meningkatnya preferensi masyarakat dalam berbelanja daring (online).

Bacaan Lainnya
Gempita Bali Transport

“Seluruh layanan perbankan secara digital, bukan cuma bank digital, tahun ini diperkirakan naik 26 persen atau Rp51.000 triliun,” kata Perry dalam acara Festival Ekonomi Keuangan Digital, di Nusa Dua, Bali Senin (11/7/2022).

Bank Indonesia juga mencatat bahwa transaksi keuangan digital masyarakat terus berkembang pesat. Per Mei 2022, nilai transaksi uang elektronik tumbuh 35,25 persen, sedangkan transaksi digital banking naik 20,82 persen.

Sementara itu, nilai transaksi pembayaran menggunakan kartu ATM, kartu debit, dan kartu kredit juga mengalami peningkatan sebesar 5,43 persen menjadi Rp630,9 triliun.

“Pertumbuhan ini berjarak cukup jauh dibandingkan capaian transaksi digital bank,” jelasnya.

Di sisi lain, jumlah uang kartal yang diedarkan (UYD) pada Mei 2022 meningkat 8,97 persen yoy mencapai Rp927,6 triliun.

Perry mengatakan BI akan memastikan ketersediaan uang rupiah di seluruh Indonesia. Salah satunya, melalui penguatan dan perluasan kerja sama dengan lembaga terkait distribusi uang rupiah ke daerah terluar, terdepan, dan terpencil.

Sumberm:ATN

Kemenkumham Bali

Pos terkait

Iklan Layanan Masyarakat Kemenkumham Bali