Dokter Gunakan Sampel Air Liur untuk Tes Corona Covid-19

Kini dokter tidak lagi menggunakan spesimen metode swab, usapan di belakang hidung dan tenggorokan.(Foto: Ist)

Gempita.co – Badan Pengawas Obat dan Makanan AS atau FDA telah menyetujui alat pengetesan Covid-19 hanya dengan air liur sebagai sampel.

Dikutip CNN Amerika, Rabu (15/4/2020) alat tes ini dikembangkan Rutgers University yang bekerjasama dengan kelompok peneliti lain.

Dengan disetujuinya alat pemeriksaan ini, artinya AS bisa memperluas kapasitas pengujian Covid-19, tanpa menggunakan spesimen metode swab, usapan di belakang hidung dan tenggorokan.

“Ini berarti kita tidak lagi harus menempatkan profesional perawatan kesehatan yang berisiko terinfeksi dengan melakukan pengambilan spesimen dari nasofarung atau orofaring,” ujar Andrew Brooks, Kepala Operasi dan Direktur Pengembangan Teknologi Lab RUCDR Infinitie Biologics.

Lanjut Brooks, alat pelindung diri (APD) yang digunakan saat mengambil spesimen swab, bisa dialihkan dan digunakan untuk merawat pasien daripada sekadar digunakan dalam pengetesan.

Tes berbasis air liur yang baru ini tetap tidak bisa dilakukan sendiri di rumah. Ini masih harus dilakukan oleh penyedia layanan kesehatan.

Namun tes air liur ini memberikan keuntungan untuk bergerak maju dan memperluas peluang untuk pengujian

Tes menggunakan sampel air liur ini merupakan inovasi hebat dalam menghadapi pandemi Covid-19. Mengingat lebih nyaman bagi pasien, dan bisa diulang beberapa kali.

Kemenkumham Bali

Pos terkait

Iklan Layanan Masyarakat Kemenkumham Bali