Gagal Juara Umum PON, Ketua KONI DKI Minta Maaf

Jakarta, Gempita.co- Ambisi Kontingen PON DKI Jakarta meraih juara umum PON XX Papua tidak tercapai.

Tim ibukota hanya menduduki peringkat dua dengan meraih 111 medali Emas, 91 medali Perak dan 100 medali Perunggu.

Jawa Barat menempati peringkat pertama dengan 113 medali emas, 105 perak, dan 116 medali perunggu.

Sementara Jawa Timur berada di peringkat 3 dengan 110 medali emas, 89 perak, dan 88 medali perunggu.

Hasil pencapaian kontingan DKI Jakarta pada PON Papua lebih baik ketimbang PON XIX/Jawa Barat dengan menduduki peringkat 3 di bawah kontingen Jawa Barat dan Jawa Timur.

Ketua KONI Provinsi DKI Jakarta Djamhuron P Wibowo mengaku sangat bangga dan berterima kasih atas perjuangan seluruh atlet, pelatih, manager yang telah berjuang luar biasa pada perhelatan PON Papua meski dengan persiapan singkat akibat Covid yang telah semangat.

“Syukur Alhamdulillah atas perjuangan atlet kita berhasil meraih peringkat kedua. Pencapaian ini lebih baik dibandingkan hasil PON XIX Jawa Barat. Saya mohon maaf kepada seluruh masyarakat Jakarta atas capaian ini. Target kita merebut juara umum. Sekali lagi saya mohon maaf dan mohon doa restu atlet kita punya tekad luar biasa untuk merebut juara umum di PON XXI di Aceh dan Sumatera Utara,” ungkap Djamhuron di Aula KONI DKI Jakarta Jakarta, Kamis (28/10/2021).

Chief de Mission (CdM) kontingen PON DKI Jakarta Hidayat Humaid mengatakan, kendati DKI Jakarta tidak menjadi juara umum PON Papua tapi seluruh tim bisa kembali dengan kepala tegak.

Pasalnya, seluruh atlet DKI Jakarta sudah mengerahkan segenap tenaga dan pikiran di lapangan maupun di luar lapangan. Soal hasil, memang ada plus minusnya.

“Saya bangga dengan hasil yang dicapai kontingen DKI Jakarta. Memang banyak dinamika yang terjadi di lapangan, namun itu bisa menjadi catatan bagi kita semua, bukan hanya kontingen DKI Jakarta,” ujar Hidayat Humaid.

Hidayat mengatakan KONI akan melakukan evaluasi dan analisa semua Cabor yang berlaga untuk persiapan menuju PON Aceh dan Sumatera Utara.

Menurutnya selama pelaksanaan PON kontingen DKI Jakarta benar-benar menunjukkan kinerja yang maksimal. Mulai dari persiapan atlet menjelang bertanding, selama bertanding maupun setelah bertanding.

Sementara tim pendukung seperti bagian kesehatan, para manajer dan offisial berhasil menjalankan tugasnya sesuai tupoksi masing-masing.

“Selain itu, apresiasi yang tinggi dari pemimpin pemerintah provinsi maupun DPRD DKI Jakarta juga menjadi penambah semangat bagi kami. Meski DKI tidak juara umum tapi mereka mengerti apa yang terjadi di banyak venue pertandingan. Atlet kita telah berjuang dengan luar biasa. Pencapaian di PON Papua ini saya rasa sudah maksimal,” papar Hidayat Humaid.

 

Pos terkait