Indonesia PPKM Turun Level, Covid-19 di Singapura Kembali Meledak

Gempita.co – Kasus Covid-19 baru di Singapura kembali menembus rekor terbaru pada Sabtu (9/10/2021). Kali ini, kasus tambahan tercatat 3.703, dengan 2.868 kasus komunitas, 832 kasus asrama migran dan tiga kasus impor.
Ini merupakan penambahan tertinggi sejak gelombang terbaru menyerang Singapura Agustus 2021. Jumat, kasus Covid-19 Singapura tercatat 348 kasus.

Kematian juga menembus rekor baru. Kemarin, Singapura melaporkan 11 kematian baru, lima lelaki dan enam perempuan rentang umur 56 hingga 90 tahun.

Bacaan Lainnya

Penambahan kasus ini membuat Singapura mencatat 124.157 total kasus sejak pandemic menyerang di 2020. Negara itu mencatat total kematian 153.

Saat kasus naik tinggi, pemerintah Singapura kembali mengumumkan langkah-langkah terbaru untuk menuju normal baru (new normal). Langkah berdamai dengan Covid-19 itu ditegaskan PM Singapura Lee Hsien Loong, dalam konferensi persnya kemarin.

Aturan tersebut mencakup protokol kesehatan yang disederhanakan, pembaruan program pemulihan rumah, dan pembukaan kembali perbatasan lebih lanjut. Aturan ini diperkirakan akan diterapkan dalam tiga hingga enam bulan lagi.

Khusus protokol kesehatan yang disederhanakan ini akan mulai diberlakukannya pada 11 Oktober 2021.

“Tidak ada lagi diagram alur yang rumit. Warga harus jelas apa yang harus dilakukan jika mereka dinyatakan positif, atau jika mereka bersentuhan dengan seseorang yang terinfeksi,” ujarnya seperti dikutip dari Straits Times, Sabtu (9/10/2021).

Saat ini Singapura masih menerapkan pembatasan pergerakan warga. Pertemuan masih dibatasi, warga diminta bekerja dari rumah dan siswa masih diminta belajar online hingga 24 Oktober.

Kasus Singapura diprediksi pemerintah akan terus meningkat. Bahkan bisa mencapai 5.000 atau 10.000 per hari pekan depan.

Sumber: CNN

Pos terkait