Kecerdasan Buatan Ternyata Tidak Bisa Menggeser Fungsi Manusia

Gempita.co – Kecerdasan Buatan (AI) tidak sepenuhnya bisa menggeser fungsi manusia, banyak elemen dari manusia termasuk dalam memproses data yang tidak bisa digantikan oleh AI.

CTO dan Co-Founder perusahaan edtech Cakap, Yohan Limerta mengatakan, pada hakikatnya setiap manusia memiliki sudut pandang, ideologi, pemahaman yang berbeda dalam menerima sebuah informasi.

Bacaan Lainnya
Gempita Bali Transport

“Manusia juga memiliki pembuatan keputusan yang berbeda-beda dalam menentukan mana yang benar dan salah. Saya melihat kecerdasan buatan ini akan menjadi salah satu pelengkap yang membantu dalam pembuatan keputusan ataupun pengembangan ide,” ujarnya dikutip Uzone.id.

Munculnya teknologi AI ChatGPT beberapa waktu terakhir, dipredikai mampu melakukan berbagai tugas seperti naskah/copywriting (pidato, surat) hingga translating dan proofreading, namun kehadirannya belum mampu menggantikan manusia.

Ia menjelaskan, pada hakikatnya setiap manusia memiliki sudut pandang, ideologi, pemahaman yang berbeda dalam menerima sebuah informasi.

Hal senada disampaikan Julian Rinaldi
copywriter dari EdTech Cakap,walaupun menawarkan kecepatan, namun AI seperti menghilangkan unsur emosi yang biasanya diisi oleh seorang copywriter di setiap tulisan yang diproduksi.

Perlu ditekankan kalau kecerdasan buatan tidak bisa mengembangkan karakter dari siswa maupun mahasiswa, termasuk memberikan motivasi dan menjalin hubungan emosional antara guru dan siswa.

“Pada akhirnya kecerdasan buatan seharusnya tidak perlu menjadi ancaman, namun bisa dimanfaatkan membantu seorang copywriter kedepannya,” ujar Julian.

Kemenkumham Bali

Pos terkait

Iklan Layanan Masyarakat Kemenkumham Bali