Kisah Pilu Penggali Kubur Jenazah Covid-19, Satu Hari Bisa Gali Puluhan Lubang Kuburan

TPU Pondok Ranggon - Foto: Istimewa

Jakarta, Gempita.co-Banyak korban meninggal akibat pandemi Covid-19, terkait hal tersebut penggali kubur di Jakarta ceritakan bahwa sehari ia bisa menggali dan memakamkan puluhan jenazah pasien Covid-19.

Pandemi Covid-19 di Indonesia sendiri telah berlangsung hampir satu tahun, dan memakan banyak korban jiwa.

Hingga hari Sabtu, 23 Januari 2021 telah tercatat sebanyak 27.664 korban meninggal di Indonesia akibat pandemi Covid-19.

Salah satu penggali kubur bernama Endang Setiawan (40) atau yang kerap dipanggil Leo mengaku dalam satu hari bisa memakamkan puluhan jenazah Covid-19.

Endang Setiawan atau yang kerap dipanggil Leo itu selain bertugas menjadi penggali kubur dirinya juga bertugas sebagai petugas Covid-19.

“Kita merangkap pak di sini, kadang-kadang, kalo misalnya jenazah nya belum datang, saya gali juga, membantu temen temen, ya kita kerja kelompok gitulah, kerja tim,” kata Leo saat ditemui di TPU Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (23/1/2021).

Ia juga mengatakan jika pada hari Sabtu, 23 Januari 2021 telah ada sebanyak 29 jenazah pasien Covid-19 yang di makamkan.
“Untuk hari ini Sabtu (23/1/2021) ada 29 jenazah Covid-19 yang kita makamkan,” ujarnya.

Endang juga menuturkan bagaimana dirinya menjadi penggali kubur jenazah pasien korban Covid-19.

“Ya kita namanya kerjaan pasti ada beban pak, dikarenakan ini tugas ya kita berusaha sekuat tenaga semampu kita untuk melayani masyarakat yang membutuhkan lahan pemakaman di TPU Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur ini. Biar kita melayani dengan sungguh-sungguh pak,” ucapnya.

Lebih lanjut, Leo kembali menuturkan bagaimana keadaan dirinya saat menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) untuk membawa korban jenazah Covid-19.

Ia mengatakan bahwa mengenakan APD sangat panas, namun hal tersebut harus dilakukan untuk melindungi dirinya.

“Udah pasti gerah, panas, keringetan udah pasti. Tapi demi keselamatan kita harus memakai demi protokol kesehatan,” pungkasnya.

Pos terkait