Koleksi 11 emas, Jabar Rajai Cabor Atletik, DKI Runer- Up

Gempita.co-Jawa Barat menyegel predikat juara umum cabor atletik PON Papua 2020. Jabar mengoleksi 11 medali emas dan lima perak.

Atletik di PON Papua dihelat mulai 5-14 Oktober 2021 dengan 46 nomor dipertandingkan. Emas Jabar disumbangkan oleh Agus Prayogo dengan tiga emas (marathon, 1000 meter dan 5000 meter), kemudian dua emas Tresna Puspita (lontar martil dan lempar cakram putri), Tyas Murtiningsih (100 meter putri), Hendro (20 Km jalan cepat putra) dan Holomoan (400 meter gawang putra).

Lalu ada Eki Pebri (tolak peluru putri), 4 x 100 meter putri, dan 4 x 400 putra yang masing-masing menyumbangkan satu medali emas.

DKI Jakarta, yang merupakan juara bertahan harus puas jadi runner-up dengan raihan enam, lima perak, dan delapan perunggu. Emas DKI didapatkan dari Emilia Nova yang turun di nomor 100 meter gawang putri, Odekta Elvina Naibaho yang tampil dip di tiga nomor (marathon, 1.000 meter, dan 5.000 meter), dan Diva Renata Jayadi dari lompat tinggi galah putri.

Kemudian di urutan ketiga adalah Nusa Tenggara Barat (NTB). NTB hanya kalah perak dari DKI dengan koleksi enam emas, empat perak, dan tiga perunggu.

Emas-emas NTB didapatkan dari Sapwaturrahman di nomor lompat jangkit dan lompat jauh, Ridwan di nomor 1500 putra, Lalu Muhammad Zohri di nomor 100 meter dan 200 meter, Dian Ekayanti di nomor 3.000 halang rintang.

Ketua 1 Pengprov PASI Jabar Nanang Mulyana mengatakan raihan 11 emas tersebut melampaui target yang dipatok. Sebelum menuju Mimika, PASI Jabar hanya optimistis mendapatkan delapan emas.

“Dari KONI hanya menargetkan delapan emas, tetapi kami bisa mendapatkan 11 emas sekaligus predikat juara umum atletik. Ini merupakan pencapaian yang sangat luar biasa,” kata Nanang.

Di atletik juga tercipta rekor baru, baik rekor PON ataupun rekor nasional. Merujuk data dari PB PON tercipta tiga rekor nasional baru di Stadion Atletik Mimika Sport Complex, yakni di nomor lempar lembing putri atas nama Atina Nur Kamil Intan Bahtiar dengan lemparan sejauh 51,26 meter. Dia memecahkan rekor atas namanya sendiri di PraPON Atletik 2019 dengan 50,46 m.

Rekor nasional lain dibuat oleh Sri Mayasari di nomor 400 meter putri. Sri mencapai garis finis dengan waktu 53,21 detik. Dia memecahkan rekor milik emma Tahapary di SEA Games Manila pada 1980.

Satu rekornas lain dibuat oleh Eki Febri Ekawati dari nomor tolak peluru putri. Eki bikin lemparan sejauh 15,77 meter, melebihi pencapaiannya pada 2017 dengan 15,6 meter.

Pos terkait