Nasional

Luhut: Jangan Terlena Meski Covid 19 Membaik

Gempita.co-Kabar baik datang dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandajaitan. Dia mengatakan kondisi Covid-19 di Indonesia terus membaik.

Kondisi itu dibuktikan dengan angka reproduksi efektif virus corona yang terus menurun dari waktu ke waktu.

“Kondisi Covid-19 Indonesia mulai beberapa waktu yang lalu sudah mulai membaik. Reproduksi efektif di menunjukkan angka lebih baik di bawah 1 (persen), bahkan sudah di bawah 0,98,” ujar Luhut dalam acara Climate Leaders Message yang ditayangkan di YouTube Kemenko Maritim dan Investasi, Senin, (18/10).
Luhut menyebut di beberapa tempat, angka reproduksi tersebut sudah menunjukkan angka 0,97 persen. Bahkan di Jakarta, angka tersebut lebih rendah, yaitu 0,95 persen.

Kendati begitu, Koordinator PPKM Jawa-Bali itu beberapa waktu lalu menyatakan Indonesia harus tetap mewaspadai peningkatan kasus Covid-19 pada masa libur Natal dan tahun baru 2022. Berkaca dari momentum sebelumnya, kata Luhut, peningkatan penyebaran virus corona acap terjadi pasca-libur panjang dan acara keagamaan.

“Presiden minta agar segera ditentukan strategi mempersiapkan Natal dan tahun baru,” ujar Luhut.

Sebagai langkah antisipasi, Luhut menjelaskan, pemerintah perlu mengejar tingkat vaksinasi lanjut usia atau lansia yang merupakan kelompok rentan. Vaksinasi untuk lansia perlu digencarkan di wilayah aglomerasi dan pusat pertumbuhan ekonomi.

Luhut itu mencontohkan vaksinasi lansia di Kabupaten Gianyar, Bali, yang baru mencapai 38 persen. Pada pekan lalu, pemerintah mengejar target penyuntikan vaksin untuk kelompok tersebut mencapai 40 persen. Selain itu, Luhut menerangkan, angka Covid-19 di rumah sakit-rumah sakit perlu ditekan. Presiden Jokowi, kata Luhut, meminta agar para menteri menjaga momentum penurunan angka Covid-19.

“Agar tidak terjadi lepas kendali, pertahankan kasus serendah mungkin dan konsisten,” katanya. Luhut pun meminta masyarakat tidak terlena dengan kondisi saat ini dan menyambut penurunan kasus virus corona dengan euforia.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top