Polres Jaktim Periksa 8 Orang Saksi Kasus Pria Tewas Terbakar di Lanud Halim Perdana Kusuma Jakarta Timur

Gempita.co-Jajaran Polres Metro Jakarta Timur bakal memeriksa teman hingga guru sekolah dari pria berinisial CHR, 16, yang tewas di Pos Spion Lanud Halim Perdanakusuma, Makasar.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Leonardus Simarmata mengatakan, pemeriksaan teman dan guru sekolah sebagai saksi tersebut untuk membantu proses penyelidikan kasus.

“Hari ini kita akan melakukan verifikasi terhadap Wali Kelas korban, guru BK (bimbingan konseling),​ dan teman kelas,” tutur Leonardus di Mapolres Metro Jakarta Timur, Rabu (27/9).

Namun dia tidak merinci jumlah saksi yang akan diperiksa hari ini, hanya menyebut bahwa sebelumnya jajaran Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur sudah memeriksa delapan orang saksi.

Lebih lanjut, dari delapan orang saksi tersebut, satu di antaranya merupakan anggota TNI yang menemukan jasad CHR dalam kondisi sudah terbakar di dalam Pos Spion Lanud Halim Perdanakusuma.

“Kemarin delapan (saksi diperiksa), ini masih berkembang hari ini masih ada, termasuk teman-temannya. Ada anggota, saksi pertama. Satu kalau saksi dari anggota,” ungkap Kapolres.

Hanya saja untuk sekarang jajaran Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur belum dapat memeriksa orang tua CHR. Karena pihak keluarga masih berduka atas kejadian.

Leonardus menuturkan, pihaknya akan menunggu orang tua korban hingga dapat dimintai keterangan untuk keperluan proses penyelidikan mengungkap sebab meninggalnya CHR.

“Sampai saat ini kami belum bisa melakukan pemeriksaan terhadap orang tua, terutama Ibu. Karena beliau kalau kita ajak bicara masih histeris. Jadi memang kesulitan belum bisa,” katanya.

Kemudian terkait CCTV, Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur masih berupaya menyelidiki kasus meninggalnya CHR di Makasar.

Kapolres Jakarta Timur, Kombes Leonardus menegaskan, hingga kini pihaknya sudah memeriksa 18 titik CCTV di sekitar lokasi kejadian untuk mengungkap kasus tewasnya CHR.

“Kalau kemarin (kita periksa) 11 (titik CCTV) hari ini akan kita tambah tujuh titik CCTV tambahan, jadi total ada 18 titik CCTV,” tukas Leonardus.

Berdasar hasil penyelidikan gabungan dilakukan Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur dengan Satuan Polisi Militer (Pom) Lanud Halim Perdanakusuma, lokasi CHR ditemukan tewas bukan area sembarang.

Informasi dihimpun, area Pos Spion merupakan ring 1 yang tidak dapat dimasuki secara bebas, namun CHR bisa masuk karena merupakan putra dari anggota perwira menengah (Pamen) TNI AU.

“Hingga kini tim penyidik Polres Metro Jakarta Timur Kombes bersinergi dengan Satpom Halim Perdanakusuma, Subdit Jatanras Ditkrimum Polda Metro Jaya masih melakukan penyelidikan,” tegasnya.

Di samping penyelidikan dengan pemeriksaan saksi-saksi dan pemeriksaan CCTV, Kapolres menambahkan, pihaknya juga melibatkan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri.

Sejak Selasa (26/9) tim Fisika Forensik Puslabfor Bareskrim Polri sudah melakukan olah TKP untuk menelusuri penyebab api membakar tubuh CHR hingga menderita luka bakar 91 persen.

Kemudian tim Kimia, Biologi, dan Forensik Puslabfor Bareskrim Polri untuk mencari jejak DNA di sekitar lokasi kejadian. Sehingga diharapkan kasus tewasnya CHR dapat segera terungkap.

“Nanti kita akan sandingkan hasil penyelidikan, temuan, fakta alat bukti dengan keterangan ahli dari Puslabfor sehingga sinkron. Tidak ada pertentangan daripada bukti didapat,” ujar dia.

Pihaknya juga sudah mengirim perangkat gawai handphone, komputer, laptop, dan tablet milik CHR untuk proses uji digital forensik di Puslabfor Polri.

Karena dari hasil penyelidikan Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur, sebelum meninggal dunia CHR sempat mengunggah postingan terkait kematian pada akun game Roblox.

Isi postingan tersebut yakni ‘hi, if you see this i probably already dead’, atau bila diartikan dalam bahasa Indonesia yaitu ‘kalau kamu melihat ini saya mungkin sudah meninggal’.

“Ini tulisannya, lalu kami koordinasi dengan Asosiasi Psikologi Forensik atau Apsifor untung mengetahui motif daripada kejadian,” tutup Leonardus.

Kemenkumham Bali

Pos terkait

Iklan Layanan Masyarakat Kemenkumham Bali