Nasional

Prabowo Subianto: Virus Bisa Dijadikan Senjata Menghancurkan Manusia

Menhan Prabowo Subianto didampingi Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa saat kunjungan kerja ke Akmil Magelang, Jumat (3/7/2020)/dok.Dispenad

Jakarta, Gempita.co – Pandemi Covid-19 menjadi peringatan bagi semua negara, menjadi ancaman besar terhadap peradaban. Efeknya pada stabilitas suatu negara sangatlah besar.

Demikian dikatakan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat memimpin Upacara Pembukaan Pendidikan Mahasiswa S1, S2, dan S3 Unhan tahun ajaran 2020-2021 di Lapangan Universitas Pertahanan Sentul Bogor Jawa Barat, Sabtu, 29 Agustus 2020.

” Hakekat ancaman terhadap bangsa di tahun-tahun yang akan datang sudah bisa kita lihat di saat kita alami sekarang, wabah pandemi Covid-19 yang telah berhasil memperlambat peradaban manusia dan mengancam kesejahteraan dan ekonomi,” ujar Prabowo seperti dilansir Liputan 6.

Menurutnya, virus bisa menjadi senjata untuk menghancurkan peradaban manusia, untuk menghancurkan negara-negara. Virus dapat merusak pangan, virus juga dapat menghancurkan masyarakat dan menghancurkan sebuah tentara.

” Perang yang akan datang bisa saja menggunakan senjata-senjata baru yang tak pernah dibayangkan manusia. Virus dapat jadi senjata untuk menghancurkan peradaban manusia, untuk menghancurkan negara-negara,” kata Prabowo.

Prabowo menyebut Presiden Joko Widodo atau Jokowi mencanangkan program-program untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) yang andal. Khususnya, SDM yang dapat menguasai lmu pengetahuan dan teknologi.

Diharapkan kepada mahasiswa Universitas Pertahanan dapat membuat inovasi baru dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Kedua hal itu merupakan aspek penting untuk membagun dan memajukan Indonesia.

” Tidak mungkin pembangunan suatu bangsa dilaksanakan tanpa penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, ilmu pengetahuan adalah kunci daripada kesejahteraan manusia,” ungkap Prabowo.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

To Top