RSCM: Antidotum Diharapkan Jadi Obat Penawar Gangguan Ginjal Akut

Gempita.co – Obat antidotum diberikan pada pasien anak penderita gangguan ginjal akut, diharapkan Rumah Sakit Umum Pusat Cipto Mangunkusumo (RSCM) dapat menyembuhkan.

“Hasilnya kita tunggu dulu karena baru dua hari. Kita jadi belum bisa disampaikan secara pasti walaupun sebagian menunjukkan perbaikan,” ucap Direktur Utama RSCM dr Lies.

Antidotum biasanya lebih tertuju pada over dosis atau dosis toksik dari suatu obat. Di mana, kondisi suatu obat dapat menimbulkan keracunan jika digunakan melebihi dosis amannya.

“Ternyata ada zat yang terkandung dalam obat tertentu, bisa mengikat racun dalam tubuh seseorang. Kita cari obatnya, salah satunya yang menjual adalah Singapura,” kata Lies di RSCM, Jakarta Pusat, kemarin, dikutip RRI.co.id.

Sebelumnya, obat antidotum yang didatangkan langsung dari Singapura tiba di Indonesia pada Selasa (18/10/222). Mulanya, Lies memesan 10 vial, namun RSCM telah menjalani dua vial setiap hari untuk 10 pasien yang dirawat.

Untuk itu, Lies meminta izin kepada Kementerian Kesehatan untuk memesan kembali obat antidotum dari Singapura. Sebab, saat ini jumlah obat sudah menipis.

Kemenkumham Bali

Pos terkait

Iklan Layanan Masyarakat Kemenkumham Bali