Singkawang Disebut Kota Prostitusi, Tjhai Chui Mie Geram

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie/FB Humas Kota Singkawang

Singkawang, Gempita.co – Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, dibuat geram terkait kota yang dipimpinnya disebut sebagai salah satu kota wisata prostitusi di Indonesia.

Tjhai Chui Mie mengaku tak habis pikir atas sebutan dalam video yang diunggah akun instagram @gerakanpis, dimana Singkawang menjadi satu dari empat kota yang disebut sebagai kota wisata prostitusi warga asing selain Batam, Puncak dan Cikarang, Jawa Barat.

Bacaan Lainnya

“Itu sangat kurang ajar sekali, tidak beretika. Jadi jangan menjatuhkan 1 suku, 1 ras dan dengan sebutan kemudian divideokan lagi,” katanya, Minggu (6/11/2022).

Tjhai Chui Mie meminta agar kata-kata tersebut diklarifikasi. Sebab, hal itu justru akan melukai hati terutama masyarakat Kota Singkawang.

“Saya minta dia harus segera minta maaf kepada seluruh masyarakat kota Singkawang. Khususnya amoy-amoy yang disebutkan itu, saya minta dia segera minta maaf kepada kami semua,” katanya.

“Harusnya dicek dulu, apalagi itu menyangkut harkat dan martabat suku. Ingat bukan satu orang ya, itu suku loh, jangan sembarangan anggap rendah kami, kami takkan pernah biarkan dia berkata begitu,” sambung Tjhai Chui Mie.

Ia menegaskan kalimat Kota Singkawang sebagai salah satu kota wisata prostitusi di Indonesia sama sekali tidak benar. Adanya kalimat itu dianggap menjatuhkan marwah.

“Saya sangat tidak setuju dan kurang ajar sekali bahasanya, sangat menyakiti hati kami sangat menyakiti. Konfirmasi ke kami dulu seperti apa, apalagi itu menjatuhkan marwah orang. Hati-hati berbicara,” katanya geram.

Ia menyebut potensi wisata di kota berjuluk Seribu Kelenteng sudah jelas, salah satunya Festival Cap Go Meh yang sudah mendunia.

“Selain Cap Go Meh yang sudah menjadi event tahunan, kita dalam kota sudah kita buat banyak spot foto. Bahasa yang dapat melukai hati orang itu harus dikroscek datanya dari mana jangan asal sebut gitu,” ujarnya.

Melukai Hati Masyarakat Singkawang 

Kalimat tersebut juga melukai hati semua masyarakat Singkawang.

“Saya juga amoy Singkawang, dia sudah menghina Wali Kota Singkawang dengan bahasa itu. Saya minta segera klarifikasi video itu, minta maaf kepada kami masyarakat kota Singkawang, terutama amoy-amoy Singkawang,” tutupnya.

Sebelumnya dalam unggahan video instagram @gerakanpis Indonesia disebutkan memiliki empat lokasi yang sering dijadikan wisata prostitusi turis asing.

Daerah pertama yang disebutkan berlokasi di Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Selain itu ada pula daerah Batam, Kepulauan Riau (Kepri), yang terkenal sebagai daerah tempat berkembang pesatnya bisnis bahkan tak terkecuali bisnis prostitusi.

Lokasi selanjutnya kota Singkawang, Kalimantan Barat dan Cikarang, Jawa Barat

Pos terkait