Vaksin Moderna Dipilih Booster Nakes, Begini Faktanya!

Jakarta, Gempita.co – Vaksin Moderna ini akan digunakan sebagai vaksin dosis ketiga atau booster untuk tenaga kesehatan.

Vaksin ini merupakan dukungan dari Pemerintah Amerika Serikat (AS) dengan skema doses-sharing atau berbagi dosis vaksin.

Bacaan Lainnya

Sampai saat ini, jumlah total vaksin yang sudah diterima Indonesia adalah sebesar 178.357.880 dosis. Sedangkan vaksin Moderna ini akan digunakan sebagai vaksin dosis ketiga atau booster untuk tenaga kesehatan.

Ini adalah 5 fakta mengenai vaksin Moderna, vaksin yang dikembangkan dengan platform mRNA dan diproduksi oleh Moderna TX., Inc USA.

1. Efikasi mencapai 94,1 persen
Berdasarkan data uji klinik fase tiga pada November 2020 lalu, vaksin Moderna memiliki efikasi untuk mencegah gejala Covid-19 parah hingga 94,1 persen pada kelompok usia 18 sampai usia di bawah 65 tahun. Sementara itu, pada kelompok usia 65 tahun ke atas, efikasinya adalah sebesar 86,4 persen.

Angka dalam data tersebut didapat melalui pengamatan mulai hari ke-14 usai penyuntikan dosis kedua.

2. Sudah mendapatkan EUA dari BPOM

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sudah menerbitkan Emergency Use Authorization (EUA) vaksin Moderna pada 2 Juli 2021 lalu. Sehingga, menjadikan vaksin ini masuk ke dalam deretan vaksin yang digunakan di Indonesia bersama dengan vaksin Sinovac, AstraZeneca, dan Sinopharm.

Selain itu, vaksin ini merupakan vaksin pertama dari platform mRNA yang digunakan di Indonesia

3. Digunakan sebagai vaksin booster bagi Nakes.

Indonesia menjadi salah satu negara di dunia yang akan melakukan penyuntikan dosis ketiga atau booster ke para tenaga kesehatan dan warganya. Keputusan menggunakan vaksin Moderna sebagai booster di Indonesia diambil Pemerintah usai berdiskusi dengan Indonesian Technical Advisory Group of Immunization (ITAGI) dan BPOM.

Pemberian dosis ketiga tersebut akan diberikan secara reguler setiap tahun kepada para tenaga kesehatan untuk memperkuat kekebalan tubuhnya

4. Efektif lawan perkembangan virus Corona.

Dikutip dari situs Yale Medicine, vaksin Moderna efektif memberikan perlindungan terhadap virus Corona varian Alpha dan Beta. Namun, saat ini peneliti masih terus berusaha mengkaji terkait efikasi vaksin Moderna terkait varian Delta.

Kendati demikian, para ahli percaya bahwa vaksin ini sama efektifnya dengan vaksin Pfizer. Sebab, keduanya sama-sama merupakan vaksin mRNA.

5. Aman untuk penyakit bawaan atau komorbid

Komorbid tersebut antara lain penyakit paru kronis, jantung, obesitas berat, diabetes, penyakit liver hati, dan HIV.

Namun meskipn demikian, BPOM menyebutkan bahwa vaksin Moderna belum bisa diberikan kepada anak-anak. Vaksin ini hanya diperbolehkan untuk imunisasi pencegahan Covid-19 bagi kelompok usia 18 tahun ke atas.

Pos terkait