Sekilas Info

Ada Apa Bamsoet Bertemu AHY ? Ini Jawabannya !

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menerima kunjungan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono Ruang Kerja Ketua MPR RI, Jakarta, Kamis (6/8/2020). - Foto: Istimewa
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menerima kunjungan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono Ruang Kerja Ketua MPR RI, Jakarta, Kamis (6/8/2020). - Foto: Istimewa

Jakarta, Gempita.co - Bergotong royong mengatasi berbagai persoalan bangsa. Harapan itu disampaikan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo kepada Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono.

Sebagai partai politik yang pernah sepuluh tahun berkuasa, Partai Demokrat tentu memiliki banyak pengalaman dalam menyelamatkan Indonesia, seperti yang pernah dilakukan tatkala menghadapi Krisis Global 2008.

"Di suasana pandemi Covid-19, yang telah membuka mata kita semua bahwa kepentingan bangsa dan negara harus senantiasa diutamakan dibanding kepentingan golongan," ujar Bamsoet usai menerima Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, di Ruang Kerja Ketua MPR RI, Jakarta, Kamis (6/8/2020).

Turut hadir para pengurus DPP Partai Demokrat, antara lain Wakil Ketua MPR RI Syarief Hasan, Sekretaris Jenderal Teuku Riefky, Bendahara Umum Renvile Antonio, Wakil Ketua Umum sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono, Ketua Fraksi Partai Demokrat MPR RI Benny K Harman, Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPR RI Anton Surotto, dan Bendahara Fraksi Partai Demokrat DPR RI Aliyah.

Mantan Ketua DPR RI ini menilai, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang minus 5,32 persen di Kuartal II 2020 ini menjadi cambuk bagi bangsa Indonesia untuk lebih merapatkan barisan. Jangan sampai pertumbuhan ekonomi di Kuartai III kembali minus dan menyebabkan Indonesia masuk ke jurang resesi, seperti yang sudah dialami Singapura, Filipina, Korea Selatan, Jerman, Hongkong, Jepang, dan Amerika Serikat.

"Jumlah pengangguran saat ini tercatat mencapai 10,58 juta jiwa dengan potensi mencapai 12 juta jiwa hingga tahun 2021. Sementara kemiskinan dicatat BPS per Maret 2020 mencapai 26,4 juta jiwa. Jika bangsa ini hanya sibuk mengurusi persoalan politik, imbasnya pengendalian penyebaran Covid-19 dan pemulihan ekonomi akan terabaikan," tutur Bamsoet.

Penulis: Jeffry Sarafil

Baca Juga