AS Krisis Susu Balita, Terpaksa Impor dari Eropa

Gempita.co – Penemuan kasus infeksi bakteri setelah bayi mengkonsumsi susu formula buatan Abbott Laboratories, menyebabkan persediaan susu formula bayi di Amerika Serikat (AS) mengalami kelangkaan.

Bahkan, rak-rak kosong dan juga antrean warga yang memborong komoditas pangan balita itu mulai terlihat di seluruh penjuru Negeri Paman Sam.

Hal ini membuat perusahaan yang menyuplai 44% pasar susu formula bayi di AS itu menarik produknya

Untuk mengatasi persoalan ini, beberapa produsen seperti Reckitt Benckiser menaikkan produksinya. Sementara Nestle menambah pasokannya dengan mengirimkan barang dari Eropa.

“Reckitt Benckiser meningkatkan produksi susu formula bayi sekitar 30% dan membuat pengiriman lebih sering ke toko-toko AS,” ujar seorang petinggi perusahaan Inggris itu kepada Reuters, Selasa (17/5/2022).

Sebelum penarikan oleh Abbott, Reckitt memasok lebih dari sepertiga pasar susu formula bayi AS. Saat ini, perusahaan itu mengatakan telah menyuplai sekitar 50% dari total kebutuhan negara itu.

“Kami biasanya mengemas seluruh truk sebelum mengirimkannya. Untuk ketepatan waktu, kami tidak melakukan itu. Kami mengemasnya dengan produk sebanyak yang kami miliki dan kemudian kami mengeluarkannya dari pintu,” kata Wakil Presiden Senior, Nutrisi Amerika Utara dan Eropa Reckitt,Robert Cleveland.

“Kami telah memberikan pabrik lembur tak terbatas untuk melakukan shift ekstra,” tambahnya.

Di sisi lain, Nestle mengirimkan pasokan susu formula bayi Gerber dari Belanda dan susu formula bayi Alfamino dari Swiss untuk mengatasi kelangkaan yang terjadi di AS. Pengiriman bahkan dilakukan dengan jalur udara.

“Kami memprioritaskan produk-produk ini karena mereka melayani tujuan medis yang kritis seperti halnya untuk bayi dengan alergi protein susu sapi,” kata perusahaan itu.

“Kedua produk sudah diimpor tetapi kami memindahkan pengiriman dan bergegas melalui udara untuk membantu memenuhi kebutuhan mendesak,” ujarnya seperti dilansir dari laman CNBC Indonesia.

Pos terkait