IMF: Sumber Energi Menjadikan Iran Kekuatan Besar di Asia Barat

Each spring, thousands of government officials, journalists, civil society organizations, and participants from the academia and private sectors, gather in Washington DC for the Spring Meetings of the World Bank Group and the International Monetary Fund. At the heart of the gathering are meetings of the IMF's International Monetary and Financial Committee and the joint World Bank-IMF Development Committee, which discuss progress on the work of the IMF and the World Bank Group. Also featured are seminars, regional briefings, press conferences, and many other events focused on the global economy, international development, and the world’s financial markets. This year’s Spring Meetings events will take place in Washington, D.C., April 17-19, 2015. Photo: Simone D. McCourtie / World Bank

Gempita.co – Dalam lima tahun kedepan Badan Moneter Internasional (IMF) memprediksikan bahwa Republik Islam Iran dengan mengandalkan sumber energinya, akan menjadi kekuatan Asia Barat.

Seperti dilaporkan IRIB, IMF memperkirakan Iran memiliki neraca transaksi berjalan yang positif pada tahun 2028, dan sumber daya energi dapat dianggap sebagai keuntungan yang signifikan sebagai pemain di dunia.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan prediksi IMF, pada tahun 2028, lebih dari 145 negara di dunia, termasuk tetangga Iran, akan menghadapi defisit transaksi berjalan, yang penyebab utamanya adalah kekurangan energi.

Menurut prediksi IMF, pada tahun 2028, Iran akan menghadapi surplus transaksi berjalan sebesar 7 miliar dolar, dan keuntungan ini, bersama dengan sumber daya energi dan infrastruktur, dapat mengkonsolidasikan kekuatan Iran di bidang ini.

Neraca berjalan dalam literatur ekonomi berarti pengurangan selisih antara ekspor dan impor, selain selisih antara bunga modal atau divide n yang diterima dari atau dibayarkan kepada asing.

Sumber: parstoday

Pos terkait