Kegiatan Laboratorium Wuhan di China Didanai AS

Ilustrasi/net

Gempita.co – Penelitian sebuah laboratorium besar dengan sebutan Institut Virologi yang berada di Wuhan, Provinsi Hubei, China ternyata didanai oleh Amerika Serikat (AS).

AS menggelontorkan dana sebesar US$3,7 juta (Rp58,4 miliar/3 juta poundsterling) untuk melakukan eksperimen Virus Corona ke kelelawar.

Bacaan Lainnya
Gempita Bali Transport

Menurut The Sun, Senin, (13/4/2020), Institut Virologi ini merupakan laboratorium keamanan hayati (biosafety) level 4, atau level tertinggi yang mengharuskan adanya tindakan pencegahan agar penyakit tak tertular ke manusia.

Dikabarkan telah terjadi sebuah kecelakaan di sana dan menjadi awal-mula pandemi mengerikan ini.

Salah satu dugaannya adalah para ilmuwan di sana terinfeksi setelah disemprot dengan darah yang mengandung virus itu lalu menularkannya.

Anggota Kongres AS Matt Gaetz mengaku kecewa adanya informasi tersebut. “Tampaknya jelas bahwa pasar daging hewan segar bukan satu-satunya asal Virus Corona,” katanya.

“Jadi selama bertahun-tahun pemerintah AS telah mendanai eksperimen hewan yang berbahaya dan kejam di laboratorium milik China, dan itu tidak diawasi otoritas AS,” tambah Gaetz.

Sementara itu, Pemerintah China hanya menyebut spekulasi ini sebagai tudingan tergesa-gesa dan gegabah, serta belum ada bukti nyata.

Pos terkait

Iklan Layanan Masyarakat Kemenkumham Bali