Belum Juga Berhasil, KPK Terus Memburu Buronan Nurhadi

Jakarta, Gempita.co – Jejak pelarian buronan Nurhadi terus diburu penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai dari Jakarta, Tulungagung hingga Surabaya.

Namun hingga kini KPK belum juga berhasil menangkap eks Sekretaris Mahkamah Agung (MA) yang sampai saat ini masih buron.

“Kami sudah melakukan pengejaran Nurhadi dan menantunya, Rezky Herbiyono ke sejumlah tempat seperti rumah mertua Nurhadi di Tulungagung dan wilayah Surabaya, Jawa Timur,” demikian menurut Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (27/2/2020).

Upaya KPK dalam memburu buronan Nurhadi dilakukan dengan menggeledah rumah mertuanya yang berada di Jalan Ade Irma Suryani, Kelurahan Sembung, Kecamatan/Kabupaten Tulungagung.

Ali menambahkan, pengejaran tersangka juga dilakukan sampai ke kantor Hukum Rahmat Santoso & Partners di Surabaya yang beralamat di Jalan Prambanan, Pacar Keling . Nama kantor itu kemudian diketahui merupakan adik dari istri Nurhadi, Tin Zuraida.

“Kami juga telah menindaklanjuti informasi keberadaannya ada di Jakarta, malam ini teman-teman sedang bergerak di lapangan melakukan penggeledahan,” ujar Ali.

Nurhadi sebelumnya telah ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka penerima suap dan gratifikasi sekitar Rp 46 miliar. Uang itu diduga terkait suap selama Nurhadi menjadi Sekretaris MA pada kurun waktu 2011-2016.

Selain Nurhadi, KPK juga menjerat 2 tersangka lain, yaitu menantu Nurhadi, Rezky Herbiyono, dan Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (PT MIT), Hiendra Soenjoto. Keberadaan ketiga buronan KPK tersebut hingga kini belum diketahui.

 

 

Kemenkumham Bali

Pos terkait

Iklan Layanan Masyarakat Kemenkumham Bali