Prancis Lebih Dijagokan kontra Denmark: Meski Dihantui Tren Buruk

Gempita.co-Timnas Prancis akan menjalani laga sulit saat menantang Denmark dalam lanjutan grup D Piala Dunia 2022. Les Bleus punya rekor buruk saat berhadapan dengan Tim Dinamit.

Duel kedua tim akan berlangsung di Stadium 974, Sabtu (26/11) pukul 23.00 WIB. Prancis dan Denmark akan ngotot mengincar kemenangan dengan alasan berbeda.

Bacaan Lainnya

Prancis butuh tambahan tiga poin untuk mengunci tiket ke babak 16 besar. Sementara kekalahan bisa membuat Denmark mengepak koper lebih cepat.

Di atas kertas, Prancis lebih diunggulkan untuk meraih kemenangan. Materi pemain skuat asuhan Didier Deschamps memang terlihat lebih mentereng.

Namun Denmark mampu mengalahkan Prancis pada dua pertemuan terakhir. Fakta tersebut tentu membuat tim asuhan Kasper Hjulmand memiliki rasa percaya diri tinggi untuk mengulanginya.

Denmark berpeluang tampil dengan kekuatan penuh dalam pertandingan ini. Hanya Thomas Delaney yang kondisinya meragukan.

Sementara Prancis dipastikan kehilangan Lucas Hernandez hingga akhir turnamen karena cedera. Namun Theo Hernandez bisa diplot untuk mengisi posisi saudara kandungnya tersebut.

Pelatih Prancis, Didier Deschamps menyadari ancaman yang dapat dihadirkan Denmark dalam pertandingan ini. Apalagi tim asuhannya diselimuti trauma usai selalu kalah pada dua pertemuan terakhir.

“Denmark kerap diremehkan dari kekuatan yang mereka sebenarnya miliki. Mereka menyebabkan banyak masalah bagi kami sehingga kami perlu memastikan untuk menghentikan tren buruk,” kata Deschamps pada sesi jumpa pers jelang laga.

“Namun saya enggan berbicara tentang balas dendam atau semacamnya. Mereka adalah tim yang dapat mengubah sistem, yang dapat menimbulkan lebih banyak kesulitan.”

Sementara Denmark tak merasa diuntungkan meski mampu mengalahkan Prancis pada dua laga terakhir. Kasper Hjulmand selaku pelatih yakin atmosfer Piala Dunia tidak bisa dibandingkan dengan kompetisi lain.

“Mereka adalah lawan yang berada di puncak sepak bola dunia, mereka adalah juara bertahan. Kualitas dan bakat yang mereka miliki di Prancis saat ini sangat spektakuler,” kata Hjulmand.

“Saya sangat menghormati mereka, tetapi kami juga tahu betapa kuatnya kami.”

Statistik

1. Prancis sedikit lebih unggul ketimbang Denmark dalam hal rekor pertemuan. Juara bertahan Piala Dunia itu menang delapan kali, dua kali imbang, dan kalah enam kali dari 16 laga kontra sang calon lawan.

2. Ini adalah pertemuan keempat antara kedua tim pada fase grup Piala Dunia. Dua di antaranya terjadi pada 1998 dan 2018 yang menahbiskan Prancis sebagai sang juara.

3. Denmark memburu kemenangan ketiga secara beruntun atas Prancis untuk pertama kalinya sepanjang sejarah. Tim Dinamit sebelumnya memenangi dua pertemuan terakhir yang terjadi di ajang UEFA Nations League.

4. Denmark pernah mengalahkan Prancis pada fase grup Piala Dunia 2002 dengan skor 2-0. Ketika itu sang lawan juga berstatus juara bertahan.

5. Prancis telah memenangi lima pertandingan Piala Dunia terakhirnya. Namun mereka belum pernah meraih enam kemenangan beruntun di kompetisi tersebut.

6. Denmark selalu bermain imbang pada empat laga terakhirnya di putaran final Piala Dunia.

Head to Head

25-09-2022 Denmark 2-0 Prancis (Nations League)
03-06-2022 Prancis 1-2 Denmark (Nations League)
26-06-2018 Denmark 0-0 Prancis (Piala Dunia)
11-10-2015 Denmark 1-2 Prancis (Uji Coba)
29-03-2015 Prancis 2-0 Denmark (Uji Coba)

Prakiraan Susunan Pemain

Prancis (4-2-3-1): Hugo Lloris; Theo Hernandez, Dayot Upamecano, Ibrahima Konate, Benjamin Pavard; Adrien Rabiot, Aurelien Tchouameni; Kylian Mbappe, Antoine Griezmann, Ousmane Dembele; Olivier Giroud.

Pelatih: Didier Deschamps.

Denmark (3-5-2): Kasper Schmeichel; Andreas Christensen, Simon Kjaer, Joachim Andersen; Joakim Maehle, Christian Eriksen, Pierre-Emile Hojbjerg, Mikkel Damsgaard, Rasmus Kristensen; Kasper Dolberg, Andreas Skov Olsen.

Pelatih: Kasper Hjulmand.

Pos terkait