Sentil Ahok, Erick Thohir: Komisaris dan Direksi Harus Dekat dengan Menterinya

Jakarta, Gempita.co – Menteri BUMN Erick Thohit menegaskan sudah semestinya seorang direksi perusahaan pelat merah dekat dengan menteri. Sebab, kedekatan dengan menteri ini dapat meningkatkan teamwork (kerja sama tim) antara kedua belah pihak.

“Komisaris, direksi harus dekat dengan menterinya. Kalau nggak, nanti teamwork jadi nggak jalan. Karena itu kan saya ngasih arahan pada saat bertemu seluruh direksi mengenai transformasi BUMN yang sudah ada di Instagram saya,” kata Erick, usai Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR-RI, Selasa (22/9/2020).

Bacaan Lainnya

Dia mengungkapkan, tak ada lobi-lobi yang dilakukan oleh direksi BUMN dengan menteri, melainkan hanya melakukan rapat dan sudah menjadi hal yang biasa.

“Lho, kalau saya kan hubungan dengan direksi, komisaris, menteri kan hal yang biasa saya rasa. Kalau dibilang lobi-lobi, semua itu pembicaraan, rapat, bukan lobi. Sesuatu yang biasa,” jelasnya.

Sebelumnya video kritik Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terhadap perusahaan minyak dan gas (migas) pelat merah ini, yang diunggah di Youtube, pekan lalu sempat bikin heboh.

Dalam video tersebut Ahok mengkritisi perilaku direksi Pertamina. Ahok menyebut pergantian posisi direksi di perseroan karena adanya lobi-lobi. Bahkan, dia menyebut lobi-lobi itu pun langsung dilakukan ke menteri.

Sebenarnya pekan lalu, Ahok langsung menemui Erick Thohir di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (17/9/2020) merespons perkembangan pemberitaan dan pembicaraan publik.

Pertemuan itu digelar tak lama selepas rentetan kritik yang dilontarkan Ahok, sapaan akrab Basuki Tjahaja Purnama, terhadap internal Pertamina.

“Tadi habis bertemu dengan Menteri BUMN. Kritik dan saran yang saya sampaikan, diterima dengan baik oleh Pak Erick,” ujar BTP seperti dikutip via akun Instagram resminya @basukibtp, Kamis (17/9/2020).

Ahok mengatakan akan menjaga pesan Erick untuk menjaga kekompakan teamwork dan terus melakukan transformasi BUMN.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menjelaskan secara rinci pemanggilan Ahok pada Kamis lalu oleh Erick Thohir berkaitan dengan videonya yang viral membicarakan kebobrokan Pertamina. Arya mengatakan dalam pertemuan tersebut Ahok ditanya mengenai masalah-masalah apa yang terjadi di tubuh Pertamina.

“Pak Erick memanggil [Ahok], sebagai Komut yang dipilih Kementerian BUMN. Pak Ahok ditanya sama Pak Erick ada masalah apa di Pertamina,” tuturnya di dalam sebuah diskusi secara virtual pada Minggu (20/09/2020).

Pos terkait