4 Legenda Bantu Indra Sjafri di Timnas Indonesia SEA Games 2023, ada Kurniawan, Bima Sakti Hingga Eko Pujianto

Gempita.co- Empat legenda skuad Garuda turun gunung untuk membantu Indra Sjafri menyiapkan Timnas Indonesia U-22 yang bakal berlaga di ajang SEA Games 2023.

Jika menilik latar belakang seluruh asisten pelatihnya, Indra Sjafri memang secara khusus memilih sosok yang berpengalaman di posisinya. Artinya, keempat asisten tersebut memiliki tugas dan keahlian yang spesifik untuk mengasuh para pemain.

Bacaan Lainnya

Beberapa nama pelatih ini juga sebetulnya sudah pernah bekerja sama dengan Indra Sjafri. Namun, ada pula nama baru yang mendapat kepercayaan dari Direktur Teknik PSSI itu.

Kurniawan Dwi Yulianto (c) Fitri Apriani

Di staf kepelatihan Timnas Indonesia U-22, Kurniawan Dwi Yulianto bakal mendapat tugas khusus untuk mengasah lini serang berkat pengalamannya sebagai sosok striker yang legendaris.

Saat masih aktif bermain, kariernya memang cukup mentereng karena pernah beberapa kali memperkuat klub luar negeri seperti Sampdoria (Italia), FC Luzern (Swiss), dan Serawak (Malaysia).

Ketika berkarier di dalam negeri, lelaki asal Magelang ini juga pernah mencatat kiprah mentereng saat meraih gelar juara Liga Indonesia 1999-2000 bersama PSM Makassar dan edisi 2004 bersama Persebaya Surabaya.

Kurniawan juga menjadi salah satu penyerang yang punya kisah sukses bersama Timnas Indonesia. Kiprahnya yang merentang sejak 1999 hingga 2005 sudah menghasilkan 33 gol dari 59 penampilan.

Di antara seluruh nama asisten pelatih yang membantu Indra Sjafri di Timnas Indonesia U-22, Kurniawan memang menjadi satu-satunya nama yang sudah mengantongi lisensi kepelatihan AFC Pro.

Jabatan sebagai pelatih kepala justru dimulai bersama klub Liga Super Malaysia, Sabah FC, pada 2019-2020. Ia juga sempat membantu Bima Sakti menjadi asisten pelatih Timnas Indonesia pada 2018 dan mengasisteni Indra Sjafri pada 2020-2021.

Bima Sakti Tukiman

Bima Sakti. (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Menuju lini tengah, Indra Sjafri secara khusus menempatkan sosok Bima Sakti sebagai asistennya di skuad Timnas Indonesia U-22 untuk SEA Games 2023.

Sama seperti Kurniawan, Bima juga berstatus sebagai jebolan PSSI Primavera. Kariernya merentang selama tahun 1994 hingga 2006. Ada sekian banyak klub yang pernah menggunakan jasanya.

Kiprahnya bersama skuad Garuda telah dimulai sejak berumur 19 tahun. Hingga memutuskan gantung sepatu, lelaki asal Balikpapan ini sudah berhasil merangkum 55 kali penampilan di berbagai ajang.

Pelatih yang kini tengah menempuh kursus lisensi AFC Pro ini juga punya pengalaman yang cukup banyak di dunia racik strategi. Mulanya dia menjadi pemain sekaligus asisten pelatih Persiba Balikpapan.

Bima pernah menjadi asisten pelatih Luis Milla (2017-2018). Setelah itu, dia ditunjuk menjadi caretaker pelatih Timnas Indonesia setelah Luis Milla mengakhiri kontraknya pada 2018.

Sejak 2019, dia ditunjuk untuk mengasuh Timnas Indonesia U-16. Salah satu prestasi terbaiknya ialah mempersembahkan gelar Piala AFF U-16 2022.

Para Pemain Timnas Indonesia U-22 Proyeksi SEA Games 2023 Tidak Dapat Jatah Libur Lebaran, Kok Bisa?

Indra Sjafri Ungkap 7 Pemain Timnas U-20 yang Dicomot ke Timnas Indonesia U-22 untuk SEA Games 2023

Eko Purdjianto (c) Bola.com/Vincentius Atmaja

Di sektor pertahanan, Eko Purdjianto menjadi salah satu nama pelatih yang punya sejarah panjang bersama Indra Sjafri di dunia racik strategi. Mantan bek legendaris Timnas Indonesia ini memang sering diminta Indra untuk membantunya.

Jebolan program PSSI Baretti ini pernah bermain bersama sejumlah klub, mulai dari Pelita Jaya, PSPS Pekanbaru, PSIS Semarang, Persema Malang, hingga Persitara Jakarta Utara.

Dia mengawali kariernya bersama Timnas Indonesia pada 1999, tepatnya pada babak Kualifikasi Piala Dunia 2022 melawan China. Sejak saat itu, ia bolak-balik mendapat panggilan skuad Garuda.

Lelaki asal Semarang ini sudah beberapa kali menjadi asisten Indra Sjafri. Salah satu pencapaian terbaiknya ialah mengantarkan Timnas Indonesia U-19 menjuarai Piala AFF U-19 2013.

Setelah itu, keduanya kembali berduet ketika Indra Sjafri ditunjuk menjadi nakhoda Bali United pada 2015. Latar belakangnya sebagai bek tentu akan mendapat tugas khusus untuk mengasah pertahanan skuad Garuda Muda di SEA Games 2023.

Untuk saat ini, asisten pelatih yang membantu Leonardo Medina di Persis Solo itu tengah menempuh kursus lisensi AFC Pro.

Selain Lebanon, Timnas Indonesia U-22 Juga Dijadwalkan Beruji Coba dengan Klub BRI Liga 1 Sebelum SE

Drawing Piala Asia 2023 Digelar 11 Mei, Timnas Indonesia Masuk Pot 4, Berpeluang Gabung Grup Neraka!

Pemusatan latihan Timnas Indonesia U-22 untuk SEA Games 2023 (c) Bola.com/Bagaskara Lazuardi

Di sektor penjaga gawang, pelatih yang ditunjuk Indra Sjafri untuk membantunya mempersiapkan skuad SEA Games 2023 ialah Sahari Gultom.

Saat masih aktif bermain, lelaki kelahiran Aceh, 2 Januari 1977, ini pernah singgah bersama sejumlah klub, mulai dari Bandung Raya, PSDS Deli Serdang, PSPS Pekanbaru, PSMS Medan, PSM Makassar, Persiraja Banda Aceh, hingga Kalteng Putra.

Jika dibandingkan nama-nama asisten pelatih lainnya di skuad Timnas Indonesia U-22, Sahari Gultom memang tak memiliki rekam jejak yang panjang di level internasional.

Sebab, dia hanya mengantongi satu penampilan saja bersama Timnas Indonesia, tepatnya saat menghadapi laga persahabatan melawan Kamboja pada medio 2 November 1999.

Sebelum diminta Indra Sjafri untuk mengasuh penjaga gawang skuad Garuda Muda, lelaki yang akrab disapa Ucok ini terakhir kali bertugas sebagai asisten pelatih kiper klub Liga 2, Karo United.

Kariernya sebetulnya sudah dimulai sejak 2015. Sejak saat itu, ia sempat bekerja untuk PS TNI, PSMS Medan, Sulit United, PSIM Yogyakarta, hingga membantu Shin Tae-yong di skuad Timnas U-19 dan senior.

 

 

 

Pos terkait