Melihat Pandemi Covid-19 dari Sisi Spiritual

Ilustrasi

“Jika semua warga mendengarkan semua instruksi dari pemimpin negara mereka. Membantu mencegah dan memutuskan rantai penularan, mudah-mudahan dalam 3 bulan ini pandemi corona semuanya akan berangsur membaik,”

Jakarta, Gempita.co-Mewabahnya virus corona (covid-19) yang melanda dunia termasuk Indonesia telah menjadi “mimpi buruk”. Covid-19 masih menyita perhatian banyak negara di dunia. Penyebarannya pun masih terus meluas secara global. Tak ayal, setiap hari menjadi pembahasan media dan perbincangan publik hingga trending topic di media sosial terkait pandemi corona.

Bacaan Lainnya
Gempita Bali Transport

Ragam pandangan pandemi covid-19 pun mengemuka, termasuk dari sisi spiritual. Seperti dikemukakan Megawati Ng, Guru Meditasi, yang juga memiliki batin untuk melihat sisi lain setiap persoalan.

“Ini adalah teguran dari alam semesta buat kita umat manusia yang terkadang telah bertindak tidak manusiawi. Wabah virus corona seperti menjadi sebuah peringatan untuk umat manusia yang merasa mengetahui segalanya,” ujar Megawati Ng, kepada Gempita.co di Jakarta, Minggu (22/3/2020).

Menurut Megawati, semua harus kembali berdamai dengan alam. Saat ini, selain mengambil tindakan pencegahan dan penyembuhan, akan lebih bijaksana jika semua umat manusia apapun itu agamanya (universal) berdamai dengan alam.

“Menjalankan hidup sebagaimana mestinya sesuai dengan ajaran agama dan keyakinan kita masing-masing. Dan tidak melakukan tindakkan yang merugikan baik buat orang lain ataupun buat lingkungan ekosistem, serta ikut menjaga dan melestarikan bumi ini agar tetap bersahabat,” pesannya.

“Ini lebih fokus pada kesadaran diri ya,” sambung wanita cantik, yang dikenal jago menyanyi.

Ia mengungkapkan, pentingnya bersahabat dengan alam. Selama hidupnya dan melakukan banyak perjalanan, semakin dirinya mengerti bahwa sebagai manusia tidak akan bisa bertahan tanpa bantuan alam. Berdasarkan dengan pemahaman yang sama, ia pun semakin prihatin serta khawatir dengan apa yang terjadi pada alam saat ini dan masa depan bumi nanti.

“Jika semua warga mendengarkan semua instruksi dari pemimpin negara mereka. Membantu mencegah dan memutuskan rantai penularan, mudah-mudahan dalam 3 bulan ini pandemi corona semuanya akan berangsur membaik,” katanya.

Momentum Perenungan Diri

Megawati Ng/ist

Masih menurut Megawati, adanya pandemi global ini sangat berdampak dalam ruang gerak. Namun, di sisi lain menjadi momentum perenungan atau evaluasi diri di saat semua harus menahan diri beraktivitas di luar rumah.

“Menurut saya lebih berdampak ke ruang gerak yah. Sebab, kita semua dianjurkan lebih baik berdiam diri di rumah. Untuk mencegah penularan virus covid-19 ini. Tapi menurut pandangan saya, kita semua dikomandokan oleh alam semesta untuk hening. Di rumah masing-masing, memikirkan, intropeksi diri, merenungkan apa yang sedang terjadi di saat sekarang ini. Karena semua akibat pasti ada sebabnya,” paparnya.

“Berpikir kembali, apa yang telah manusia perbuat kepada alam semesta ini, sehingga alam semesta memberikan wabah covid-19 merata di muka bumi. Semoga menjadi bahan pembelajaran dan renungan kita bersama, kita berdoa yang terbaik untuk alam semesta, bumi dan tanah pertiwi tercinta,,” pungkas Megawati.

Kemenkumham Bali

Pos terkait

Iklan Layanan Masyarakat Kemenkumham Bali