Viral, Tabung Oksigen Kosong Berujung Maut, Begini Penjelasan Rumah Sakit

Medan, Gempita.co – Video yang menunjukkan tabung oksigen kosong diberikan kepada seorang pasien yang sedang sekarat viral di media sosial. Pasien itu disebut meninggal karena keterlambatan mendapatkan oksigen.

Dalam tayangan video terlihat seorang pasien perempuan yang sedang dirawat. Terlihat juga seorang suster yang menggunakan masker di lokasi tersebut.

Bacaan Lainnya

Suara dari dalam video terdengar memarahi suster itu. Ia marah karena tabung oksigen dinilai kosong.

“Tabung kosong ini, tabung kosong, nggak ada tekanan. Ini suster, ini yang buat ini nggak diperiksanya,” kata suara dalam video.

Suster itu kemudian diminta membuka masker. Perekam video terlihat sempat menyentuh wajah suster untuk membuka masker. Suster itu terlihat menolak dan dia terlihat jatuh ke lantai.

“Jangan pura-pura, ini nyawa,” kata suara dalam video.

Pengunggah video, Ramadan Saputra, mengatakan peristiwa itu terjadi pada Rabu (26/5) malam. Peristiwa itu disebut terjadi di RS Pirngadi, Medan.

“Kita dari KNPD, pasien itu kita yang bawa ke rumah sakit. Peristiwanya Rabu malam di Pirngadi,” kata Ramadan.

Ramadan mengatakan peristiwa itu berawal saat pasien dalam keadaan kritis. Pasien itu kemudian dibawa ke ruang ICU tapi di dalam ruangan terdapat tabung oksigen yang diduga kosong.

“Malam itu, ibu itu udah nggak sadarkan diri, itulah dibawa ke ICU. Di ICU itu ada tabung oksigen, tapi oksigennya habis. Nggak ada tekanan,” ucap Ramadan.

Ramadan mengatakan tabung oksigen itu sempat dipasangkan ke pasien. Namun, kata Ramadan, tidak ada tekanan yang keluar dari tabung.

“(Sempat) dipasangkan ke pasien, tapi karena nggak ada tekanan makanya pihak dokter saat itu panik. Ibu itu meninggal,” jelasnya.

Membantah

Pejabat Humas RS Pirngadi Medan, Edison, membenarkan peristiwa dalam video itu terjadi di RS Pirngadi. Namun, dia membantah tabung oksigen yang diberikan kepada pasien itu kosong.

“Nggak benar kosong, kita sudah bantah. Kita sudah lapor polisi tentang bahasa konten itu dibilang tabung gas kosong,” ungkap Edison.

Pos terkait