Analisa IMF: Sanksi Rusia Jadi Bumerang, Melemahkan Dominasi Dolar AS

Gempita.co – Sanksi keuangan Yang diberikan kepada Rusia justru dapat mengancam dolar Amerika Serikat (AS).

Dalam wawancara dengan The Financial Times, Wakil Direktur Pelaksana Pertama Dana Moneter Internasional (IMF) Gita Gopinath mengatakan sanksi Rusia secara bertahap melemahkan dominasi dolar AS dan dapat mengakibatkan sistem moneter internasional menjadi lebih terfragmentasi.

Bacaan Lainnya

“Dolar akan tetap menjadi mata uang global utama, tetapi fragmentasi pada tingkat yang lebih kecil tentu sangat mungkin,” kata Gopinath, sebagaimana dikutip oleh Reuters, Kamis (31/3/2022).

Gopinath menambahkan bahwa beberapa negara sudah menegosiasikan kembali mata uang yang mereka bayarkan untuk perdagangan.

Dia mengatakan bahwa perang juga akan memacu adopsi keuangan digital, dari cryptocurrency hingga stablecoin dan mata uang digital bank sentral.

Gopinath juga mengatakan bahwa penggunaan mata uang lain yang lebih besar dalam perdagangan global akan mengarah pada diversifikasi lebih lanjut dari aset cadangan yang dipegang oleh bank sentral nasional.

Dia sebelumnya memperingatkan sanksi terhadap Rusia tidak menandakan kehancuran dolar sebagai mata uang cadangan.

Perang di Ukraina juga akan memperlambat pertumbuhan ekonomi global tetapi tidak akan menyebabkan resesi global.

Rusia kini mendapat sejumlah besar sanksi dari AS dan sekutunya akibat serangan tiba-tibanya ke Ukraina pada 24 Februari lalu. Moskow menyebut serangan itu sebagai “operasi khusus” untuk melucuti senjata tetangganya.

Pos terkait